0 menit baca 0 %

PAI Pekanbaru Lakukan Pembinaan Rohani dan Mental di Mesjid Al-Adzim Polda Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag)- Penyuluh Agama Islam Ramlis, melaksanakan pembinaan rohani dan mental sebelum sholat dhuhur secara rutin setiap hari Senin di mesjid Al-Adzim polda Riau di jalan Pattimura kecamatan sail Pekanbaru. Senin (23/9)Dalam pembinaan tersebut, Ramlis menyampaikan tentang tingkatan Ikhla...

Pekanbaru (Kemenag)- Penyuluh Agama Islam Ramlis, melaksanakan pembinaan rohani dan mental sebelum sholat dhuhur secara rutin setiap hari Senin di mesjid Al-Adzim polda Riau di jalan Pattimura kecamatan sail Pekanbaru. Senin (23/9)

Dalam pembinaan tersebut, Ramlis menyampaikan tentang tingkatan Ikhlas menurut Syekh Nawawi Al-Bantani

Penyuluh agama tersebut menyebutkan bahwa ikhlas adalah amal ibadah yang dilakukan oleh hati, nilai ibadah yang dilakukan oleh raga sangat bergantung pada nilai ikhlas yang ada dalam hati seorang mukmin. Sebagaimana diungkap dalam kitab Nurudh Dholam (Syekh Nawawi Al-Bantani, Nurudh Dholam, [Kediri: PPA, tt], halaman 44), sebagaimana berikut:

1. Ikhlash karena Allah
Ikhlash karena Allah menempati posisi pertama dan utama. Ikhlas dalam kelompok ini adalah seorang mukmin ketika beribadah kepada Allah dan melakukan amal saleh, sama sekali tidak mengharapkan apapun kecuali ridla Allah, tidak juga mengharapkan pahala surga atau untuk menghindari siksa neraka. ( QS. Al Bayyinah : 5)

2. Ikhlash karena Akhirat
Tingkatan ikhlas kedua adalah beribadah dan beramal saleh karena mengharapkan pahala, mendapatkan surga, dan takut pada siksa neraka. ikhlas ini berada pada tingkatan menengah. ( Seperti bersholawat : Man sholaalayya sholatan wahidah shollallahu alaiha biha 'asyro dst)

3. Ikhlash karena Dunia
Tingkatan ikhlas terakhir adalah beribadah karena mengharapkan balasan di dunia, misalnya seseorang melakukan ibadah membaca Surat Al-Waqi‘ah dengan harapan bisa mendapat kekayaan, mengeluarkan sedekah berharap mendapat rezeki yang berlipat ganda, dan begitu juga ketika kita membaca doa selepas sholat dhuha ( allahumma inkaana rizqi fissama' fa anzilhu dst ). Menurut Syekh Nawawi, ikhlas seperti ini adalah ikhlash yang berada pada tingkatan paling rendah.

Dengan kegiatan ini Ramlis berharap mampu memupuk keimanan dan ketaqwaan terutama personil di jajaran Polda Riau. (*)