Kuansing (Kemenag)- Penyuluh Agama Islam (PAI) Hulu Kuantan telah membuat terobosan baru terkait pemberantasan buta aksara Al-Qur'an untuk anak-anak dilingkungan KUA setempat. Kegiatan ini sudah berlangsung selama dua pekan.
Pada Kamis (6/11/2025) diikuti oleh sebanyak 16 orang anak, karena ada penambahan satu orang murid beberapa hari lalu." Sudah 16 orang yang ikut kegiatan ini", ujar Yessi Gusman salah seorang tenaga pendidik.
Pada kegiatan ini bukan hanya mengaji saja, akan tetapi juga pengetahuan lain. Seperti salat 5 waktu, tajwid dan tahsin." Diselipkan juga pembelajaran tentang salat 5 waktu", jelasnya.
Dikatakan, salat merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam. Oleh sebab itu, sejak dini anak harus diajarkan tentang pelaksanaan, gerakan dan bacaannya.
Dalam beberapa kali pertemuan, sebagian anak sudah ada yang memahami tentang salat. " Namun tetap kita ajarkan sambil memperbaiki pelalsanaan salat mereka", jelasnya.
Ditargetkan selama mengikuti kegiatan mengaji di KUA, mereka anak-anak yang ikut mengaji bisa baca Al-Qur'an bisa juga melaksanakan salat 5 waktu.(AD)