Kuansing (Kemenag)— Dalam upaya meningkatkan kapasitas komunikasi publik dan penyebaran informasi yang efektif, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, mengikuti kegiatan Pembinaan Kehumasan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Acara berlangsung di Aula Kemenag Kuantan Singingi dan dihadiri oleh para penyuluh agama serta unsur staf kehumasan dari berbagai satuan kerja. Pada Kamis 24 Juli 2025.
Pembinaan ini menghadirkan narasumber utama Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kemenag Kuantan Singingi, H. Bahtiar Shaleh , yang menyampaikan materi bertajuk “Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Pemberitaan di Lingkungan Kementerian Agama”. Materi ini menekankan pentingnya pemberitaan yang informatif, akurat, dan konsisten dalam mendukung citra positif lembaga di mata publik.
Dalam pemaparannya, Kasubbag TU menyoroti tantangan dan peluang kehumasan di era digital, khususnya bagi para Penyuluh Agama Islam. "Kehumasan saat ini tidak hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui berita yang berkualitas dan kuantitas yang memadai. Penyuluh Agama memiliki peran strategis dalam hal ini," ujarnya.
Muhammad Ridwan, sebagai peserta dari KUA Sentajo Raya, mengungkapkan bahwa pembinaan ini sangat relevan dengan tugas-tugas ke-Penyuluh-an yang juga menuntut kemampuan komunikasi yang baik. “Kami tidak hanya menyampaikan dakwah secara langsung, tetapi juga bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kegiatan keagamaan dan sosial ke masyarakat luas melalui media yang tepat,” ucapnya.
Ridwan menambahkan, materi yang disampaikan membuka wawasannya tentang pentingnya menyusun berita dengan struktur yang benar, narasi yang menarik, serta dokumentasi yang kuat. “Ke depan, kami akan lebih aktif menulis dan mempublikasikan kegiatan keagamaan, agar kerja-kerja penyuluhan semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Acara ini juga dirangkai dengan sesi pelatihan teknis singkat tentang teknik menulis berita, pengelolaan konten media sosial, serta strategi membangun hubungan baik dengan media massa. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan berbagai studi kasus dari lapangan.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Kemenag Kuantan Singingi berharap seluruh penyuluh agama dan tenaga kehumasan di lingkungan Kementerian Agama dapat meningkatkan kompetensinya dalam bidang jurnalistik dan komunikasi publik, sehingga pesan-pesan keagamaan, program moderasi beragama, serta capaian lembaga dapat tersebar luas secara efektif dan berimbang.(RDW)