Senin Sore, 21 Juli 2025
Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Singingi Hilir, Mahyu Budiman, kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan dalam rangka pemberantasan buta aksara Al-Qur an. Kegiatan ini difokuskan kepada seorang remaja berkebutuhan khusus yang tinggal di Desa Koto Baru.
Pembinaan dilaksanakan langsung di rumah kediaman remaja tersebut, dengan sistem tatap muka sebanyak lima kali dalam sepekan. Pendekatan personal dan konsisten ini menjadi salah satu upaya nyata penyuluh dalam memberikan layanan keagamaan yang inklusif.
Orang tua dari remaja tersebut menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas perhatian serta bimbingan yang diberikan. Mereka berharap besar agar anaknya kelak mampu membaca Al-Qur an dengan lancar, pungkasnya.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir Zulfikar Ali memberikan apresiasi terhadap upaya dan dedikasi para Penyuluh Agama Islam dalam memberantas buta aksara Al-Qur an, khususnya bagi kalangan remaja berkebutuhan khusus.
Salah satu kegiatan terbaru dilakukan oleh Mahyu Budiman, Penyuluh Agama Islam yang aktif melakukan pembinaan langsung di rumah remaja berkebutuhan khusus di Desa Koto Baru. Kegiatan ini dilaksanakan lima kali dalam sepekan, sebagai bentuk pelayanan keagamaan yang berkelanjutan dan inklusif.
Kepala KUA Singingi Hilir menyampaikan dukungan penuh atas kegiatan ini dan berharap gerakan seperti ini bisa terus diperluas ke berbagai kalangan masyarakat, sehingga semakin banyak generasi muda yang mampu membaca dan memahami Al-Qur an dengan baik, tambahnya.( BDM )