0 menit baca 0 %

PAI Singingi Hilir Bimbing Remaja Berkebutuhan Khusus Baca Al-Qur’an

Ringkasan: Kamenag ( Kuansing)Singingi Hilir, Kuantan Singingi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir melalui Penyuluh Agama Islam (PAI), Mahyu Budiman, menunjukkan komitmennya dalam memberantas buta aksara Al-Qur an. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis sore, 31 Juli 2025, mulai pukul 16.20 WIB di...

Kamenag ( Kuansing)Singingi Hilir, Kuantan Singingi – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir melalui Penyuluh Agama Islam (PAI), Mahyu Budiman, menunjukkan komitmennya dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis sore, 31 Juli 2025, mulai pukul 16.20 WIB di kediaman seorang remaja berkebutuhan khusus berusia 23 tahun, Putra, yang tinggal di Desa Koto Baru.

Putra merupakan anak dari pasangan Pak Delta Indra, S. Sos dan Ibu Risita, S. Pd. Dalam wawancara, Ibu Risita mengungkapkan bahwa selama ini sangat sulit mencari guru ngaji yang bersedia datang ke rumah dan mengajar anaknya tanpa meminta bayaran. Ia merasa sangat bersyukur atas kehadiran Mahyu Budiman, penyuluh dari KUA Singingi Hilir, yang dengan tulus mengajar Putra mengaji.

"Anak saya sulit fokus, cepat lupa, dan butuh pendekatan khusus. Sebelum ngaji, harus dibujuk dulu baru dia mau belajar," ujar Ibu Risita.

PAI Mahyu Budiman menyatakan bahwa dirinya siap membimbing Putra hingga bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar, sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat.

Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Mahyu Budiman. Menurutnya, inilah bentuk nyata kehadiran negara melalui KUA untuk melayani semua kalangan tanpa diskriminasi, termasuk anak berkebutuhan khusus.

Dengan Harapan Ke Depan nya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para penyuluh agama lain untuk menjangkau masyarakat rentan dan berkebutuhan khusus. Kepala KUA juga berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, sehingga tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam belajar Al-Qur’an, apapun kondisinya. KUA Singingi Hilir berkomitmen untuk terus hadir dan melayani, demi terwujudnya masyarakat religius yang adil dan merata.(MB)