0 menit baca 0 %

PAI Singingi Hilir Meriahkan HUT RI ke-80, Ustadz Kholbi Tampil Sebagai Santri dalam Karnaval Kecamatan"

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, 14 Agustus 2025 Semangat kemerdekaan begitu terasa di Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kecamatan menggelar kegiatan Pawai Karnaval 2025 yang berlangsung meriah dan p...

Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, 14 Agustus 2025 — Semangat kemerdekaan begitu terasa di Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kecamatan menggelar kegiatan Pawai Karnaval 2025 yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis pagi, 14 Agustus 2025 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan titik kumpul dan pelepasan peserta di Lapangan Sepak Bola Gerbang Sari, Desa Koto Baru.

Pawai ini diikuti oleh 12 desa yang ada di wilayah Kecamatan Singingi Hilir, masing-masing mengirimkan kafilah dengan tema dan kreativitas unik sebagai bentuk rasa syukur dan kecintaan terhadap tanah air. Salah satu yang menarik perhatian publik adalah partisipasi dari Kafilah Desa Sungai Paku, yang turut diperkuat oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Singingi Hilir, Ustadz Kholbi Hidayat, S.Ag., M.H..

Ustadz Kholbi tampil bersemangat dan bersahaja, dipercaya oleh Pemerintahan Desa Sungai Paku untuk mengenakan pakaian khas seorang santri. Dengan penampilan sederhana namun sarat makna, ia menjadi simbol penting dalam mengangkat peran santri dan nilai-nilai keislaman dalam semangat perjuangan kemerdekaan.

Kegiatan pawai dibuka secara resmi oleh Camat Singingi Hilir, H. Andhi Syamsul, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap seluruh desa yang ikut berpartisipasi, serta mendorong agar momentum peringatan kemerdekaan ini menjadi pemicu semangat membangun daerah, mempererat persatuan, dan menjaga warisan perjuangan para pahlawan.

Ustadz Kholbi, yang juga menjabat sebagai penyuluh Agama Islam KUA Singingi Hilir, menyampaikan rasa syukur dan haru atas kesempatan yang diberikan untuk ikut serta memeriahkan perayaan kemerdekaan.

 “Alhamdulillah, kami masih bisa ikut serta dalam memeriahkan HUT RI ke-80. Ini adalah momen penting untuk mengingat dan menghargai jasa para pahlawan. Kita sebagai penerus harus menjaga, memelihara, dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi umat,” ujar beliau usai kegiatan.

Sementara itu, Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan langsung para penyuluh agama dalam kegiatan kemasyarakatan.

 “Kehadiran penyuluh seperti Ustadz Kholbi dalam kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara KUA dan masyarakat. Ini memperlihatkan bahwa penyuluh tidak hanya bekerja di belakang meja, tapi juga hadir di tengah masyarakat, berbaur, dan bersama-sama membangun ukhuwah dalam semangat kebangsaan,” jelas Zulfikar.

Kegiatan pawai berlangsung meriah, penuh semangat nasionalisme, namun tetap tertib dan terorganisir. Ratusan masyarakat turut menyaksikan pawai ini dengan antusias, menjadikan suasana Kecamatan Singingi Hilir semakin semarak menyambut HUT RI ke-80.

Harapan ke Depannya:

Keterlibatan tokoh agama dan lembaga keagamaan seperti KUA dalam kegiatan kebangsaan diharapkan terus terjalin erat. Sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan penyuluh agama akan menjadi kekuatan dalam membangun karakter masyarakat yang religius, nasionalis, dan peduli terhadap lingkungan sosial.

Semoga semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan secara simbolis, tetapi benar-benar menjadi pemicu untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, menjaga persatuan, serta mengisi kemerdekaan dengan amal dan karya nyata demi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.(MB)