Kuansing (Kemenag) – Umat Katolik Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan menutup rangkaian doa Rosario sepanjang bulan Oktober dengan perayaan penutupan yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita pada Jumat (31/10/2025). Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Ariando Maniuruk, OFMCap, dan dihadiri oleh umat dari berbagai lingkungan paroki.
Dalam homilinya, Pastor Ariando mengingatkan umat akan pentingnya ketekunan dalam doa serta teladan iman dari Bunda Maria. “Berdoa Rosario bukan sekadar mengulang kata-kata, tetapi memasuki permenungan kasih Allah melalui hati Bunda Maria. Dengan berdoa, kita dikuatkan menghadapi setiap pergumulan hidup,” ungkap Pastor Ariando.
Bagi umat Katolik Teluk Kuantan, Bulan Rosario merupakan masa penuh rahmat untuk memperdalam devosi kepada Bunda Maria. Sepanjang bulan Oktober, umat bertekun berdoa bersama di tujuh lingkungan yang tersebar di wilayah paroki, yakni Lingkungan St. Ignatius Telkom, St. Agnes Pasar, St. Krispinus, St. Klara Sei Jering, St. Leo Agung, St. Elisabet Jake, dan St. Yosef Serosah.
Pada momen penutupan, berbagai kelompok kategorial turut ambil bagian dalam tugas liturgi. Petugas liturgi diisi oleh anggota Legio Maria, sementara dalam suasana liturgis yang khusyuk, kelompok Wanita Katolik (WK) mempersembahkan lagu koor “Ave Maria” saat prosesi penyerahan lilin di hadapan arca Bunda Maria. Koor ini dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, S.Pd.
Suara lembut dan harmonis para ibu WK menambah kekhidmatan suasana doa, menjadi persembahan indah bagi Bunda Maria. Dalam kesempatan latihan koor, Pakrin Manalu menyampaikan bahwa pelayanan melalui koor bukan sekadar menyanyi, tetapi juga sarana untuk menuntun umat menghayati imannya kepada Tuhan. “Setiap nada yang dinyanyikan adalah ungkapan iman dan kasih. Melalui koor, kita melayani Tuhan dan meneguhkan sesama dalam doa,” ujar Pakrin.
Perayaan penutupan Bulan Rosario tahun ini menjadi ungkapan syukur sekaligus tanda kesetiaan umat Paroki Teluk Kuantan dalam memelihara semangat doa dan kebersamaan iman di bawah naungan kasih Bunda Maria. (PM)