Kuansing ( inmas ) Jum'at, 11 Februari 2022 bertempat di Halaman Komplek Perguruan Mu'allimin Muhammadiyah Teluk Kuantan, seluruh Santri/wati, guru dan karyawan segenap Civitas Akademika MI Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah 1 Teluk Kuantan hadir menyambut kedatangan 2 Syeikh dari Negeri Palestina, beliau adalah DR. Abdul Karim Sulaiman Miqdad dan Syeikh Muhammad Husain Al Ghul. Santri/wati menyambut dan menyimak sambutan yang di sampaikan oleh kedua Syeikh ini. Sambutan DR. Abdul Karim Sulaiman miqdad di terjemahkan oleh Usadz Boby Mulya, LC dari Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan.Â
Pada sambutannya DR. Abdul Karim menyampaikan, "Hubungan Indonesia dengan Palestina bukanlah hubungan yang biasa, karena ini beehubungan dengan Aqidah. Palestina, merupakan wilayah/tanah wakaf untuk umat Islam dunia. Palestina menjadi saksi tumbuh dan terjadinya banyak momen dalam sejarah Islam. Baik dari kenabian sampai pada perkembangan Islam saat ini." Ungkap beliau, dan kemudian dilanjutkan, " Saat ini umat Islam di Palestina masih terus berjuang untuk mendapatkan kedaulatan wilayah dan juga kemerdekaan kemanusiaan. Kami berharap dukungan dan do'a dari saudara di Indonesia, semoga Palestina Allah bebaskan dari zionis sehingga dapat mendapatkan kemerdekaan secara utuh. Kami juga ucapkan terimakasih atas antusiasme dan begitu banyak dukungan yang diberikan dari saudara muslim di sini, semoga Allah membalas dengan sebaik-baik balasan aamiin." Pungkas beliau.
Pada sesi selanjutnya Syeikh Muhammad Husain Al Ghul memberikan sajian lagu Nasyeed yang di ikuti oleh seluruh santri/wati. Beberapa lagu dinyanyikan salah satunya lagu Atuna Tufuli yang mengisahkan tentang anak-anak Palestina yang merindukan Kemerdekaan dan juga Kedamaian. Selain itu juga, perwakilan santri/wati menampilkan beberapa lagu yaitu Asmaul Husna dan Sayaikhona yang juga mendapatkan sambutan baik dari hadirin.
Dalam kesempatan ini pula, dilakukan penggalangan dana untuk diinfakkan/didonasikan untuk pembebasan Masjid Al Aqsa yang sampai detik ini masih saja belum sepenuhnya leluasa digunakan oleh Umat Muslim Palestina. Dengan semangat dan penuh keikhlasan Santri/wati menginfakkan infak terbaiknya yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi saudara Muslim di Negri Palestina.
Di akhir acara, karena kedua Syeikh ini adalah Hafizul Qur'an maka diadakan sesi Tes hapalan, mewakili Santri/wati yaitu Hafiz 10 juz Ananda Malika dari kelas 9 dan Ananda Adeeva Afsheen Myesha hapal 1 juz dari kelas 2. Kedua Syeikh dari Palestina ini sangat mengapresiasi atas keberanian dan hapalan ananda ini.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 ini dihadiri oleh Pimpinan Perguruan, Kepala SMP Mutu, Kepala Madrasan Ibtidaiyah Muhammadiyah, Pimpinan Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan juga seluruh majelis guru dan karyawan Perguruan Mu'allimin Muhammadiyah Teluk Kuantan. Di Jum'at yang berkah ini, segenap civitas akademika dan yang hadir mendo'akan dan penuh harapan agar Allah anugrahkan kemerdekaan negri Palestina dari kejahatan Zionis sehingga saudara-saudara kita dapat menjalani kehidupan yang layak dan baik sperti seharusnya. Aamiin yaa Robbal 'alamiin. ( AW/EN )Â