Pelalawan- Dalam rangka menertibkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) melakukan pemasangan barcode pada barang-barang inventaris, ----- waktu pelaksanaan -----. Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah proses pendataan dan penelusuran aset yang dimiliki, serta mendukung akurasi data dalam sistem inventarisasi.
Kepala Kantor Kemenag Pelalawan, Jisman, menyampaikan bahwa pemasangan barcode ini merupakan upaya penting untuk menjaga akurasi data barang, sekaligus meminimalisir risiko kehilangan atau ketidakjelasan status barang. Ia juga mengajak seluruh pihak terkait untuk mendukung proses ini agar dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Pemasangan barcode ini merupakan langkah awal dalam rangkaian proses pendataan dan penghapusan Barang Milik Negara (BMN) yang dilakukan oleh tim BMN Kemenag. Diharapkan dengan adanya barcode, seluruh barang inventaris dapat terdata dengan lebih baik dan transparan".
Selain itu, Jisman menekankan pentingnya sinergi antara tim BMN dan para pegawai di lingkungan Kantor Kemenag dalam memastikan seluruh barang yang ada terdata dengan baik. "Kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar proses pendataan dan penghapusan BMN ini berjalan efektif dan efisien," ujar Jisman.
Dengan adanya dukungan dan kerja sama yang baik, diharapkan seluruh proses pendataan hingga penghapusan BMN di lingkungan Kantor Kemenag dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan.
Pemasangan barcode ini diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat sehingga proses selanjutnya, yaitu penghapusan BMN yang sudah tidak layak pakai, dapat segera dilakukan. Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan aset negara.
------
catatan : silakan diperbaiki sesuai catatan