Riau
(Inmas) - Madrasah Awaliyah Negeri (MAN 3) Kota Pekanbaru merupakan salah satu
madrasah penerima program SBSN, yaitu gedung asrama putri yang diberikan kepada
MAN 2 Model dibawah kepemimpinan Norerlinda ,M.Pd. saat ini telah menjadi milik
MAN 3 Kota Pekanbaru sejak menjadi MAN 3
Negeri Kota Pekanbaru pada 29 Oktober 2018.
“…pasca penerimaan program SBSN tahun anggaran 2019,
MAN 3 Kota terus menuai berbagai prestasi baik dibidang akademik maupun
nonakademik. Prestasi yang diraih pun mulai dari tingkat kabupaten, provinsi,
bahkan sampai pada tingkat nasional…” tutur Bapak Sukeimi, M.Pd selaku Kepala
MAN 3 Kota Pekanbaru.
Adapun berbagai prestasi yang telah didapatkan oleh
MAN 3 Kota Pekanbaru diantaranya adalah mendapatkan empat medali perunggu pada
olimpiade Pahlawan Sains Indonesia (OPSI) dalam bidang Fisika, Ekonomi, Bahasa
Inggris, dan Kimia. Selain itu, MAN 3 Kota Pekanbaru juga mendapatkan prestasi
pada Kompetisi Sains Madrasah (KSMO) Tingkat Provinsi, dua orang siswa MAN 3
Kota Pekanbaru masuk peringkat 3 terbaik, yaitu pada bidang Biologi dan
Geografi. Tidak hanya siswa, salah satu guru MAN 3 Kota Pekanbaru Wulan Indri
Safitri, M.Pd juga mengukir prestasi dalam perlombaan Gurulympics PGRI 2020,
beliau memenangkan perlombaan pada cabang pembuatan essay dibidang Perguruan
Tinggi dan Globalisasi.
Prestasi yang didapatkan oleh siswa-siswa MAN 3 Kota
Pekanbaru juga tidak bisa lepas dari perjuangan dan motivasi seluruh civitas
MAN 3 Kota Pekanbaru. Keberhasilan suatu madrasah dapat dilihat dari sisi yang
lain seperti mutu lulusan dan karakter kepribadian. Prestasi dibangun dalam
upaya membekali siswa-siswi agar siap menatap masa depan yang penuh dengan
rintangan dan tantangan, dan ini tidak lepas dari kerjasama antar guru dan
tenaga kependidikan madrasah yang maksimal.
Kegiatan lain yang tidak kalah pentingnya yaitu
pengembangan diri siswa-siswa dalam bidang hapalan Al-Qur’an. Walau dalam masa
pandemi, siswa-siswi tetap melanjutkan hapalan mereka di rumah masing-masing.
Setoran hapalan tersebut dilakukan secara daring kepada guru yang telah
ditunjuk.
“…semoga kedepannya kondisi lebih baik, dan
sudah boleh masuk sekolah. Sehingga Asrama putri kita dapat digunakan di tahun
ajaran baru, dan semoga dengan adanya bantuan melalui SBSN, prestasi demi
prestasi dapat diraih kembali demi mewujudkan Madrasah yang hebat…” tutur salah
seorang guru.