0 menit baca 0 %

Pawai Ta’aruf PDTA Al-Hijrah Wisma Kualu Permai Meriah

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Pawai Ta’aruf dalam rangka wisuda santri/wati PDTA Al-Hijrah Perumahan Wisma Kualu Permai dihadiri 1500 orang peserta dan dimeriahkan 200 orang group drumband SMPN 4 Tarai Bangun Kab Kampar, berjalan aman, tertib, meriah dan sukses.
Pekanbaru (Humas)- Pawai Ta’aruf dalam rangka wisuda santri/wati PDTA Al-Hijrah Perumahan Wisma Kualu Permai dihadiri 1500 orang peserta dan dimeriahkan 200 orang group drumband SMPN 4 Tarai Bangun Kab Kampar, berjalan aman, tertib, meriah dan sukses. Pawai Ta’aruf ini dilakukan dalam rangka memeriahkan wisuda 47 orang santri/wati PDTA Al-Hijrah, dan 11 orang santri/wati TPA Al-Hijrah, dengan mengarak mereka keliling kampung Wisma Kualu Permai, sekaligus mensyi’arkan agama Islam dan menyampaikan kepada masyarakat betapa pentingnya PDTA dan TPA bagi anak-anak. Pawai Ta’aruf dilepas secara resmi oleh Ketua Masjid Al-Hijrah yang juga Pembina PDTA Al-Hijrah dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA. “Ini adalah satu-satunya Pawai Ta’aruf wisuda PDTA yang ada di Kota Pekanbaru yang dilepas secara khusus oleh Kepala Kantor Kementerian Agama bukan dari Kota Pekanbaru tetapi dari Kabupaten Rokan Hulu”, jelas salah seorang warga yang enggan disebut namanya. Pawai Ta’aruf didahului oleh rombongan pembawa spanduk dan umbul-umbul, kemudian oleh group drumband, disusul wisudawan/ti, lalu peserta khatam Alqur’an, disusul santri/wati PDTA Al-Hijrah yang ikut meramaikan, kemudian orang tua wali murid dan masyarakat umum. Ahmad Supardi Hasibuan yang juga salah seorang tokoh masyarakat di Perumahan Wisma Kualu Permai menyatakan bahwa masyarakat memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas kegiatan ta’aruf ini dan ini dibuktikan dengan tumpah ruahnya masyarakat mengikuti dan menyaksikan pawai ta’aruf. Ketua PDTA Al-Hijrah Dra Hj Mariam Usemahu Hasibuan menyatakan bahwa kegiatan pawai ta’aruf ini telah menjadi agenda rutin setiap tahun dari PDTA Al-Hijrah. Kegiatan ini, selain bernuansa keagamaan juga bernuansa rekreasi dan hiburan bagi masyarakat, terang putri kelahiran Ambon ini. (ash)