Kampar (Humas) - Dalam cuaca sendu pagi rabu kali ini, sayup-sayup terdengar langkah kaki kecil murid-murid RA yang mulai berdatangan dengan para guru pembimbing ataupun wali murid. Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Kampar menggelar kegiatan perlombaan untuk murid-murid RA di seluruh wilayah Kabupaten Kampar. Perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, dan diselenggarakan pada Rabu (22/05/2024) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, tepatnya di 3 titik yaitu Aula Lantai II, Ruang Terbuka Lantai I, dan Masjid Darul Ikhlas Kemenag Kampar.
Hadir sebagai Ketua Panitia Pelaksana Tengku Asmaroni, S.Pd, MM melaporkan bahwa tema kegiatan kali ini yaitu "Meningkatkan Kualitas Pendidikan Menuju Indonesia Maju" . Dan rangkaian acara kali ini diawali dengan pembukaan pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB yang akan langsung dibuka oleh Plh Kepala Kantor Kemenag Kampar yang dalam hal ini diwakili oleh Plh Kasi PAIS Kemenag Kampar Bapak H.Masnur, M.Sy. Lalu akan dilanjutkan dengan perlombaan pidacil atau Pidato Cilik di Aula Lantai II, di waktu yang sama juga diselenggarakan Lomba Tahfidz dan Lomba Praktek Sholat di Masjid Darul Ikhlas Kemenag Kampar, di Ruang Terbuka Lantai I untuk Lomba Menyusun Angka Arab, dan Lomba Tari Kreasi Zapin Melayu juga di Aula Lantai II pasca Lomba Pidacil rampung.
Dengan total peserta perlombaan yang ikut adalah sekitar 150 murid, terdiri dari perwakilan 5 KKRA yang ada di Kabupaten Kampar. Para peserta merupakan anak-anak yang terpilih dan terbaik dari masing-masing KKRA. Misirah, S.Pd.I selaku Ketua PD IGRA mengatakan bahwa murid-murid RA yang datang ke Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar hari ini adalah anak-anak yang telah di seleksi dan akan menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di hadapan Bapak/Ibu tamu undangan.Â
Selain itu, Misirah dan Tengku Asmaroni juga menyampaikan bahwa seluruh cabang perlombaan yang akan dilombakan hari ini merupakan aplikasi daripada aspek-aspek penting kurikulum RA dari Kementerian Agama. Dengan keterpaduan pembelajaran pada aspek Agama dan Moral ada pada Lomba Praktek Sholat, aspek Fisik-Motorik pada Lomba Menyusun Angka Arab, aspek Kognitif pada Lomba Pidacil dan Lomba Tahfidz, dan aspek Seni pada Lomba Tari Kreasi Zapin Melayu.
Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada Kepala RA beserta majelis guru, dan tentu saja orangtua / wali murid yang sangat memberikan support atas berhasilnya kegiatan ini diselenggarakan. Mudah-mudahan kegiatan ini akan terus dilakukan setiap tahunnya. (Cicy/Fatmi/Agus)