Kuansing (Kemenag) - Pada Kamis (19/6/2025) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya menerima kunjungan dari Mahasiswa Yayasan Kanker Nusantara dalam rangka pelaksanaan sosialisasi penyakit kanker, bahaya yang ditimbulkan, serta upaya pencegahannya sejak dini. Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Penyuluh Agama Islam KUA ini disambut dengan antusias oleh para penyuluh yang hadir.
Sosialisasi ini dipandu oleh dua pemateri dari Yayasan Kanker Nusantara, yaitu Rendy Saputra dan Muhammad Rizki, yang memberikan penjelasan komprehensif mengenai jenis-jenis kanker yang umum terjadi di masyarakat, gejala awal yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan sejak dini melalui gaya hidup sehat dan deteksi dini.
Acara ini dihadiri oleh seluruh Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya, yaitu Muhammad Ridwan, Muhammad Isam, Jusniwati, Sapri Marlian dan Perlindungan.
Para penyuluh menyimak dengan serius paparan yang disampaikan, dan turut aktif berdiskusi mengenai korelasi antara edukasi kesehatan dan peran penyuluh agama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
"Kanker bukan hanya persoalan medis, tetapi juga menjadi tanggung jawab sosial yang membutuhkan edukasi terus-menerus kepada masyarakat, terutama melalui pendekatan keagamaan," ujar Muhammad Ridwan, salah satu penyuluh senior yang hadir.
Pentingnya Peran Penyuluh dalam Edukasi Kesehatan, Kegiatan ini sekaligus menjadi penguatan peran strategis penyuluh agama dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat melalui pendekatan dakwah dan penyuluhan keagamaan. Para mahasiswa Yayasan Kanker Nusantara menyampaikan harapannya agar para penyuluh agama dapat menjadi agen informasi yang membantu menyebarkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan kanker.
"Kami sangat mengapresiasi antusiasme penyuluh KUA Sentajo Raya. Kolaborasi dengan tokoh agama adalah kunci dalam membangun kesadaran masyarakat untuk hidup sehat," ungkap Rendy Saputra dalam sesi penutup.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi antara KUA dan lembaga-lembaga kesehatan serta organisasi sosial, dalam upaya menciptakan masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
Penyuluh Agama Islam KUA Sentajo Raya sepakat untuk menyisipkan pesan-pesan edukatif terkait bahaya kanker dalam setiap kegiatan penyuluhan keagamaan, majelis taklim, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.(RDW)