Pekanbaru (Kemenag). Penyuluh
Agama Islam bersama Komunitas Muslimah Peduli Riau mengadakan kegiatan Ngopi
(Ngobrol Inspiratif) dengan mengangkat tema Permasalahan LGBT: Akar
Masalah dan Solusinya di Kota Pekanbaru, pada Senin (08/09/2025).
Kegiatan ini ditaja
oleh Komunitas Muslimah Peduli Riau dengan mengundang penyuluh agama Islam yang
aktif dibidang remaja dan Majleis Taklim Kota Pekanbaru. Dalam forum ini, para
narasumber menjelaskan bahwa fenomena LGBT tidak hanya dipandang dari sisi
perilaku, tetapi juga terkait dengan faktor lingkungan, psikologis, keluarga,
hingga pengaruh budaya global.
Kemudian menurut
perwakilan Penyuluh Agama Islam Gusniarti Nasution menegaskan bahwa pentingnya
dakwah dan bimbingan yang humanis namun tegas terhadap permasalahan LGBT, dan
ia juga menyampaikan hasil dari diskusi ringan tersebut yaitu, penyuluh agama
diminta untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu Majelis Takliim binaan terkait
dampak LGBT di Kota Pekanbaru. Selain itu, Gusniarti juga menjelaskan bahwa dibutuhkannya
peran penyuluh untuk menyampaikan bahwa saat ini tengah maraknya permasalahan
LGBT, dan juga bahaya LGBT serta bagaimana menghadapinya dengan tujuan ketahanan
keluarga.
Penyuluh diharapkan
dapat dengan massif memberitahukan kepada Majelis Taklim binaan terkait bahayanya
LBGT, kemudian juga melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah untuk mendeteksi
pencegahan LGBT mulai dari dini, ungkap Penyuluh Agama Islam tersebut.
Kegiatan ini bertujuan
memberikan pemahaman komprehensif kepada masyarakat tentang akar permasalahan
LGBT sekaligus menguatkan peran keluarga dan lingkungan dalam pencegahannya.
Melalui kegiatan Ngopi
ini, peserta diajak berdiskusi aktif, berbagi pengalaman, serta menyusun
langkah konkret yang bisa dilakukan di lingkungan masing-masing, baik melalui
kegiatan majelis taklim, pendidikan, maupun pembinaan remaja. Penyuluh Agama
Islam dan Komunitas Muslimah Peduli Riau akan terus bersinergi dalam memberikan
edukasi, pencegahan, dan pendampingan masyarakat agar terhindar dari perilaku
menyimpang serta semakin menguatkan nilai-nilai keagamaan di Kota Pekanbaru.