0 menit baca 0 %

Pegawai Kemenag Inhu Kompak Berwakaf Uang, Dorong Pemberdayaan Umat Lewat Gerakan Kolektif

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Seluruh aparatur di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hulu kompak melaksanakan wakaf uang serempak pada Kamis (11/9). Gerakan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Inhu, Darwison, disaksikan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau dan Ke...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Seluruh aparatur di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hulu kompak melaksanakan wakaf uang serempak pada Kamis (11/9). Gerakan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Inhu, Darwison, disaksikan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau dan Kepala Bidang Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Riau.

Wakaf uang ini dimulai dari nominal Rp10.000 per pegawai setiap bulan dan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dana yang terkumpul nantinya akan dikelola untuk kemaslahatan umat melalui program-program produktif. Transparansi juga menjadi perhatian utama, sebab hasil pengumpulan dapat dipantau secara langsung melalui laman Satu Wakaf.

Darwison menegaskan bahwa langkah sederhana ini memiliki dampak besar jika dilakukan secara konsisten. โ€œDengan kemudahan yang sudah tersedia dan sistem pengawasan yang semakin baik, tidak ada lagi alasan bagi pegawai Kemenag untuk tidak berwakaf. Wakaf uang adalah potensi besar untuk pemberdayaan umat,โ€ ujarnya.

Program ini dinilai membawa manfaat langsung bagi masyarakat, karena dana wakaf dapat digunakan untuk mendukung pendidikan, layanan kesehatan, hingga kegiatan sosial-ekonomi yang berkelanjutan. Secara tidak langsung, gerakan ini juga mengubah pola pikir ASN dan masyarakat tentang wakaf yang selama ini identik dengan tanah atau bangunan, menjadi lebih fleksibel dan inklusif.

Ketua BWI Provinsi Riau menyambut baik komitmen tersebut. โ€œASN Kemenag bisa menjadi motor penggerak wakaf uang di daerah. Jika seribu pegawai berwakaf rutin, maka dana abadi umat akan tumbuh signifikan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,โ€ katanya.

Gerakan wakaf uang serempak ini tidak hanya memperkuat solidaritas di internal Kemenag Inhu, tetapi juga menjadi teladan bagi instansi lain untuk mengembangkan instrumen wakaf produktif sebagai solusi pemberdayaan ekonomi umat.

(Reski)