0 menit baca 0 %

Pegawai Pramubakti KUA Kuantan Mudik Sampaikan Khutbah Jum'at Di Masjid Miftahul Jannah

Ringkasan: Kuansing (Inmas) Pegawai Pramubakti Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuantan Mudik, Ustadz Raja Deswanda, S.Pt., melakukan kunjungan silaturrahim sekaligus menjadi khatib shalat Jum'at di Masjid Miftahul Jannah, Jumat (08/03/2023). Masjid Miftahul Jannah ini adalah masjid yang terletak di Desa Saik Kec...

Kuansing (Inmas) Pegawai Pramubakti Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuantan Mudik, Ustadz Raja Deswanda, S.Pt., melakukan kunjungan silaturrahim sekaligus menjadi khatib shalat Jum'at di Masjid Miftahul Jannah, Jumat (08/03/2023). Masjid Miftahul Jannah ini adalah masjid yang terletak di Desa Saik Kecamatan Kuantan Mudik. 


Dihadapan ratusan orang jamaah Masjid Miftahul Jannah, Ustadz R. Deswanda mengawali Khutbah Jum'at-nya dengan mengajak bersyukur kepada Allah SWT dan dan bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Ustadz R. Deswanda berpesan kepada semua jamaah yang hadir untuk selalu berupaya meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. 


Dalam uraian khutbahnya, Ustadz R. Deswanda mengisahkan bahwasanya Nabi Muhammad SAW naik ke mimbar, ketika beliau naik ke anak tangga pertama, kedua, dan ketiga beliau mengucapkan, “Aamiin”. Lalu para sahabat bertanya : Wahai Rasulullah, kami semua mendengar engkau berkata : Aamiin, aamiin, aamiin. 


Rasulullah menjawab, ”Ketika aku menaiki tangga pertama, Jibril datang kepadaku dan berkata : Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadan namun dosanya tidak diampuni karena ia masih durhaka kepada orangtuanya. Maka, aku pun berkata : Aamiin. 


Ketika aku menaiki anak tangga yang kedua kemudian Jibril berkata : Celakalah seorang istri, jika memasuki bulan Ramadhan namun ia masih mempunyai kesalahan dan belum mendapatkan ridha suaminya. Hal itu akan membuatnya terhalang untuk masuk ke dalam surga. Aku pun berkata : Aamiin. 


Kemudian ketika aku menaiki tangga yang ketiga, tangga yang terakhir, kembali Jibril berkata : Celakalah seorang hamba yang ketika memasuki bulan Ramadan, namun dia tidak menyambung tali silaturrahim. Dosanya tidak akan diampuni, dan dia terhalang masuk surga. Dan aku pun berkata : Aamiin. (YZG)