Pelaksanaan Haji 1431 H/ 2010 M Berjalan Baik
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Musim haji 1431H/2010M telah berakhir, adapun perjalanan ibadah haji tahun ini secara umum berjalan dengan baik menurut Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau H. Asyari Nur saat memimpin rapat evaluasi haji 1431H/2010M yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau (...
Pekanbaru (Humas)- Musim haji 1431H/2010M telah berakhir, adapun perjalanan ibadah haji tahun ini secara umum berjalan dengan baik menurut Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau H. Asyari Nur saat memimpin rapat evaluasi haji 1431H/2010M yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau (28/12) pukul 09.00wib yang dihadiri oleh Kabid Hazawa Kanwil Kemenag Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, seluruh Kepala Kemenag Kab/Kota se Provinsi Riau, Kasi Haji dan Petugas Kloter dan Non Kloter.
Jika dibandingkan dengan musim haji sebelumnya 1430H/2009M penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Jika tahun lalu penerbangan pemulangan menjadi sorotan utama yakni dengan delay lebih dari 24 jam, tahun ini jika dirata-ratakan per kloter jamaah Provinsi Riau hanya mengalami keterlambatan dengan rata-rata 3 jam. Tentunya keterlambatan 3 jam ini tidak mengganggu jadwal pemulangan dari Batam ke Daerah, ungkap Kakanwil.
Khusus untuk petugas kloter atau TPHI yang mendampingi jamaah tahun ini juga berjalan baik. Petugas ini merupakan citra Kementerian Agama dalam pelayanan Haji. Hal ini terbukti pada tahun ini bahwa untuk jamaah Riau, hingga saat ini Kementerian Agama Provinsi Riau tidak ada menerima laporan dari jamaah tentang adanya petugas yang tidak melaksanakan tugas. Alhamdulillah tahun ini petugas haji dapat melaksanakan tugas dengan baik.
Adapun masalah yang menjadi perbincangan hangat pada rapat evaluasi haji tahun ini diantaranya adalah masalah kesehatan. Pemeriksaan kesehatan jamaah bagi jamaah yang terdeteksi hamil sewaktu di Embarkasi Batam sehingga dipulangkan kembali ke daerah, kekurangan petugas kesehatan yang mendampingi jamaah dalam satu kloter, hingga kekurangan obat-obatan di tanah suci.
Pembinaan mental kepada jamaah dan KBIH tahun, serta memperbanyak durasi manasik ditingkat kecamatan musim depan hendaknya menjadi prioritas, sebab kendala yang terjadi ditanah suci adalah kurangnya pemahaman jamaah tentang kondisi pemondokan. DItanah suci banyak KBIH yang berperan lebih dari ketua kloter, oleh sebab itu segala permasalahan ini diminta untuk ditindaklanjuti dimusim depan.
Khsusnya kondisi pemondokan hendaknya diosialisasi kepada jamaah perlu disampaikan diawal-awal tahun. sebab tidak semua kondisi pemondokan itu dalam keadaan bagus dan dekat, namun ada juga yang berjarak jauh dari masjid. Hal ini perlu disampaikan kepada jamaah untuk tahun depan, jangan hanya menyampaikan hal-hal yang baik saja, hal-hal yang buruk perlu diketahui jamaah, dengan mengetahui hal buruk tersebut jamaah dapat mempersiapkan mentalnya, ungkap salah seorang ketua kloter yang mendampingi jamaah pada musim haji tahun ini.
Meskipun terdapat permasalahan yang ada pada musim haji tahun ini, namun secara garis besar musim haji tahun ini berjalan dengan baik, Ungkap Kabid Haji H. A. Jalaluddin. Masukan-masukan yang disampaikan pada rapat ini sangat berarti, sebab permasalahan yang telah disampaikan pada rapat evaluasi ini nantinya akan kita kumpulkan dan akan disampaikan dalam rapat evaluasi tingkat Nasional di Jakarta nanti, mudah-mudahan tahun depan pelayanan Haji dapat lebih ditingkatkan.(nik)