0 menit baca 0 %

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di MTs An- Nuur Pada Masa Pandemi Covid-19

Ringkasan: Dumai (Inmas) - MTs An- Nuur yang berlokasi di  Jl. M. H. Thamrin Kelurahan Simpang Tetap Darul Ihsan (STDI), Kecamatan Dumai Barat hari ini, Rabu (21/07/2021) mulai menerapkan pembelajaran Tatap Muka. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala MTs An- Nuur Surya Sinaga, S.Sos saat dikonfirmasi Hu...

Dumai (Inmas) - MTs An- Nuur yang berlokasi di  Jl. M. H. Thamrin Kelurahan Simpang Tetap Darul Ihsan (STDI), Kecamatan Dumai Barat hari ini, Rabu (21/07/2021) mulai menerapkan pembelajaran Tatap Muka. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala MTs An- Nuur Surya Sinaga, S.Sos saat dikonfirmasi Humas Zulfahmi Arief, S.Sos usai menerima Rekomendasi Izin Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dari Pemerintah Kota Dumai Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) beberapa hari yang lalu.

“Hari ini MTs An- Nuur mulai menerapkan pembelajaran tatap muka. Kita berkomitmen untuk melaksanakan Protokol Kesehatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam menjalankan aktivitas di madrasah selama pandemi Covid-19. Untuk itu kita telah menyediakan sarana dan prasarana yang wajib diadakan berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan sekolah.” Kata Surya Sinaga.

Langkah yang dilakukan oleh MTs An- Nuur dalam penerapan PBM tatap muka ini adalah dengan memastikan keadaan lingkungan madrasah dalam keadaan bersih dan sehat. Kemudian memastikan kesiapan peserta didik dalam rangka mengikuti pembelajaran di sekolah serta kesiapan dari Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

“Standar operasional yang harus dilaksanakan oleh siswa mulai berangkatan dari rumah ke sekolah sampai dengan kembali ke rumah, antara lain Orang tua wali memastikan putra atau putrinya berangkat dari rumah menuju sekolah dengan keadaan sehat dengan suhu badan normal, tidak batuk, pilek, gangguan kulit, mata, muntah, diare, tidak selera makan atau keluhan lain. Selanjutnya membawa bekal makanan dan minuman dari rumah, pakaian yang dikenakan dalam kondisi bersih dan menggunakan masker.” Jelas Kepala MTs An- Nuur.

Selanjutnya transportasi yang digunakan menjamin terlaksananya protokol kesehatan dengan hindari menaiki kendaran umum. Selanjutnya saat tiba di sekolah berhenti pada titik penurunan, melakukan pemeriksaan kelengkapan protokol kesehatan, kemudian menuju kelas masing-masing dengan tetap menjaga jarak.

“Saat mengucap salam tidak berjabat tangan, mengikuti proses belajar di dalam kelas dengan tetap menjaga jarak 1,5 meter serta peserta didik tidak diperkenankan bertukar meja, tempat duduk,dan meminjam alat tulis sesama teman di kelas.” Tutup Surya Sinaga. (Arief)