Pekanbaru (Kemenag) --- Dalam mendorong peningkatan
pertumbuhan ekonomi Syariah melalui sector halal Value Chain (Rantai Nilai
Halal) Produk makanan minuman halal di Provinsi Riau, Kantor Perwakilan Bank
Indonesia Provinsi Riau menginisisasi pelaksanaan kegiatan bertajuk Pelatihan
Peningkatan Keterampilan Juru Sembelih Halal Ternak Ruminansia Tahun 2025.
Mengambil lokasi di Ayola First
Point Hotel Pekanbaru, kegiatan ini mengikutsertakan peserta penyembelih hewan
dari Rumah Potong Hewan (RPH) pemerintah dan swasta yang ada Kab/Kota di
Provinsi Riau sebanyak 10 orang, Tempat Potong Hewan(TPH) Kab. Inhil 1 orang,
utusan Masjid/akademisi 1 orang, UMKM 1 orang, GSB 1 orang, HPDKI 1 orang.
Sehingga total keseluruhan berjumlah 15 orang peserta.
Dalam penyelenggaraan kegiatan ini
melibatkan kepanitian dari beberapa unsur antara lain; Fakultas Pertanian dan
Peternakan UIN Suska Riau, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau,
Satgas Jaminan Produk Halal Provinsi Riau, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota
Pekanbaru, Rumah Potong Hewan Pekanbaru, dan Pusat Pemeriksa Halal UIN Suska
Riau. Adapun narasumber yang memberikan materi berasal dari Halal Science Center
(HSC) Institut Pertanian Bogor dan Asesor LSP Keswan BSNP Jakarta. Kegiatan ini
dilaksanakan pada tanggal 13 -15 Juni 2025 dan dibuka secara langsung oleh
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Bapak Sudiro Pambudi.
Dalam sambutannya Sudiro Pambudi
menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan
Kompetensi peserta juru sembelih halal sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi
Syariah makanan dan minuman halal. Karena peran ekonomi Syariah ini sangat
signifikan dalam peningkatan ekonomi nasional.
Sementara itu, Dekan Fakultas
Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau menyampaikan dalam sambutannya bahwa
dengan pelatihan ini diharapkan bisa menciptakan tenaga-tenaga sembelih yang
terampil yang menjamin pelaksanaan penyembelihan hewan secara agama, aman
dikonsumsi oleh masyarakat dan menghadirkan kehalalan yang kita makan.
Selanjutnya Sekretaris Satgas
Jaminan Produk Halal Provinsi Riau Khairulnas menyampaikan bahwa pelaksanaan
kegiatan ini sangatlah penting dan dibutuhkan saat ini, karena daging hasil
sembelihan halal yang dihasilkan dari rumah-rumah potong hewan halal akan
memudahkan pelaku-pelaku usaha yang menggunakan daging sebagai bahan produknya
dalam mendaftrakan sertifkat halalnya. Hal ini karena ketelusuran daging yang
digunakan sudah bersertifikat halal.
Dalam kegiatan ini materi diisi
dengan kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki juru sembelih halal, materi
tentang syariat penyembelihan hewan halal, perelengkapan-perlengkapan yang
mendukung pelaksanaan sembelihan halal, praktek sembelihan hewan halal dan
ujian cara sembelih hewan halal di Rumah potong Hewan Pekanbaru serta diakhiri
dengan ujian tulis dan wawancara oleh
asesor dari LSP Keswan BSNP Jakarta. Peserta yang mengikuti kegiatan yang
dianggap lulus ujian akan diberikan sertifikat juru sembelih halal dari HSC
institute Pertanian Bogor dan sertifikat Kompetensi dari BSNP.
Setelah lebih kurang tiga hari dua
malam pelaksanaan, kegiatan Pelatihan peningkatan keterampilan juru sembelih
halal tahun 2025 ditutup langsung oleh kepala perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Riau Panji Ahmad. Dalam sambutannya, panji Ahmad mengapresiasi
kegiatan yang berjalan dengan lancar dan menyatakan dukungan yang berkelanjutan
terhadap kegiatan-kegiatan yang produktif dan sangat dibutuhkan masyarakat
apatah lagi terkait dengan kehalalan makanan dan minuman yang menjadi salah
factor pendukung peningkatan ekonomi Syariah di Provinsi Riau.