0 menit baca 0 %

Pelayanan Pendaftaran Haji di Ruang SISKOHAT Kankemenag Pelalawan

Ringkasan: Pelalawan, 31 Mei 2024 Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan melaksanakan pelayanan pendaftaran haji bagi warga Desa Pematang Tinggi, Kecamatan Kerumutan, di ruang Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kankemenag Pelalawan.

Pelalawan, 31 Mei 2024 – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan melaksanakan pelayanan pendaftaran haji bagi warga Desa Pematang Tinggi, Kecamatan Kerumutan, di ruang Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kankemenag Pelalawan. Proses pelayanan ini melibatkan pemeriksaan dokumen dan input data yang dilakukan oleh petugas terkait.


Pada hari ini, sejumlah calon jemaah haji telah mendaftarkan diri, yaitu Hidayat, Suherni, Solihin, Apipah, Ifa Efiyenti, dan Asep Bela Sungkawa, yang merupakan warga RT 017 RW 010 Desa Pematang Tinggi. Mereka secara bergantian menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk proses pendaftaran haji.


Petugas SISKOHAT menerima dan memeriksa kelengkapan dokumen para pendaftar dengan teliti. Setelah semua dokumen dinyatakan lengkap dan sesuai persyaratan, petugas kemudian melakukan input data ke dalam sistem SISKOHAT. Proses ini berjalan lancar dengan bantuan teknologi yang memudahkan pencatatan dan verifikasi data.


Kepala Kantor Kemenag Pelalawan, yang memantau langsung proses ini, menyampaikan apresiasi atas kesigapan petugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada calon jemaah haji. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal agar calon jemaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan lancar," ujar beliau.


Para calon jemaah haji mengungkapkan rasa terima kasih atas pelayanan yang cepat dan ramah. "Kami sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan. Semoga semua proses berjalan lancar hingga keberangkatan nanti," kata Hidayat, salah satu calon jemaah haji. Dengan pelayanan yang efisien ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.