0 menit baca 0 %

Pelepasan Siswa/i MA dan MTs Al Huda, H. Khaidir: Awali Pendidikan dengan Perubahan Pola Pikir (Minset)

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis H. Khaidir ikut melepaskan 80 Siswa Al Huda Kelebuk yang terdiri dari 49 siswa tingkat Aliyah dan 31 orang tingkat MTs di tahun ajaran 2023/2024 Rabu, 08/05/2024 di halaman Madarasah Al Huda Kelebuk.

Bengkalis (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis H. Khaidir ikut melepaskan 80 Siswa Al Huda Kelebuk yang terdiri dari 49 siswa tingkat Aliyah dan 31 orang tingkat MTs di tahun ajaran 2023/2024 Rabu, 08/05/2024 di halaman Madarasah Al Huda Kelebuk.

 

80 orang siswa tersebut juga dilepas dalam suatu acara seremonial “Pelepasan Siswa/I Kelas IX dan XII MTs dan MA Al Huda dengan Keluaraga Besar Madrasah Al Huda Bengkalis” Oleh Ketua Yayasan Al Huda H. Ridwan Ahmad, Kepala MA Aliyah Marlizayani, Kepala MTs H. Zuahir, Ketua Komite Al Huda Sarono, Perwakilan dari Kepala Desa Kelebuk, dan undangan lainnya.

 

80 siswa itu dinyatakan telah menyelesaikan studi mereka di Madrasah Al Huda dan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.  

 

Dalam sambutannya H. Khaidir mengatakan “Di dalam pendidikan, mengawali hal yang harus kita lakukan adalah perubahan pola pikir (Minset). Maka kepada siswa yang telah menyelesaikan pendiidkannya madrasah ini diharapkan terjadi perubahan pola pikir ke arah yang positif jangan seperti generasi yang berkutat dan tak mau menerima perubahan”.

 

Hal ini biasanya terjadi disebabkan oleh faktor ekonomi. Banyak yang beranggapan karena tak mampu melanjutkan pendidikan akhirnya mengeluh dengan alasan payah sehingga payah itu di segi sisi. Akibat dari tak sekolah anak minta uang jajan lalu berkata payah, tak memiliki kendaraan anak minta kendaraan baru lalu berkata payah, tak mau bergaul dengan lingkungan lalu berkata payah, tersandung kasus kenakalan remaja dan narkoba lalu berkata payah sehingga payah nya bertambah-tambah. Sebaiknya jadikan kesulitan pada sektor ekonomi membuat kita berkata sampai susah payah aku menyekolah anak. H. Khaidir mencontohkan.

 

“Ustadz dan ustadzah di Madrasah Al Huda ini pada umumnya sudah profesional. Hal ini terlihat dari ijazah perguruan tinggi yang dimiliki, dan kini bukti nyata kerja itu dapat dilihat dengan pelepasan siswa/i dari Tsnawiyah dan Aliyah yang hari ini kita laksanakan”. Lanjut H. Khaidir

 

“Para majelis guru selaku orangtua kedua (Second Parent) kiranya untuk dapat mempersiapkan diri menghadapi siswa yang varian sehingga menjadi hal yang menyenangkan”. Tegas H. Khaidir.

 

Selain itu H. Khaidir juga mengucapkan terimakasih kepada wali murid yang telah berkenan hadir diacara pelepasan ini, kemudian apresiaisi kepada Madrasah Al Huda dan segenap panitia yang telah bertunggus lumus menyukseskan acara ini. Kepada siswa/i yang dilepas ayo lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk meraih mimpi”. Pungkas H. Khaidir

 

Mewakili sambutan dari Kepala Madrasah Aliayah dan Tsanawiyah Al Huda H. Zuahir mengatakan “Tetaplah Istiqomah di jalan Allah untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena hal itu sangat penting. Gapailah cita-cita dengan setinggi-tingginya karena menuntut ilmu itu selama hidup (Long Life Education)”.

 

“Kepada wali murid kami memohon maaf bila selama menuntut ilmu pendidikan di Madrasah Al Huda tak sesuai dengan harapan yang keinginan dan masih terdapatnya segala kekurangan.

 

Sementara dari panitia kegiatan hanya bisa mengucapkan “Selamat dan Sukses” buat siswa yang lulus carilah sekolah atau tempat pendidikan yang akan mendukung pelajaran para siswa sebelumnya.