Kampar ( Kemenag )--Kementerian Agama Kabupaten Kampar menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Muhajirin di Desa Tri Manunggal, Kecamatan Tapung. Momen penuh haru ini turut dihadiri oleh Syamsuatir bersama tim dari Kemenag Kampar, serta Kepala KUA Kecamatan Tapung, Harismanto., Selasa 3/6/2025
Acara dimulai dengan pengukuran arah kiblat, yang dilakukan secara teknis dan seksama oleh tim dari Kemenag Kampar. Pengukuran ini menjadi langkah awal penting dalam memastikan arah shalat yang sesuai syariat, sebagai bentuk keseriusan dalam membangun masjid yang tidak hanya kokoh secara fisik, tetapi juga benar secara tata laksana ibadah.
Dalam sambutannya, Syamsuatir, SHI, M ESy menyampaikan bahwa masjid adalah simbol pembinaan umat, bukan hanya tempat ibadah. Ia berharap Masjid Al Muhajirin dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa kemudahan, kesejukan, dan kekuatan spiritual bagi masyarakat Desa Tri Manunggal.
 "Masjid adalah tempat pembinaan umat. Semoga kehadiran Masjid Al Muhajirin membawa kemudahan dan keberkahan bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
Selain itu, beliau mengimbau kepada seluruh pengurus masjid agar segera mengurus ID Masjid, agar tercatat secara resmi sebagai Masjid Negara melalui Bimas Islam Kemenag Kampar. Pendataan ini penting untuk memastikan keberadaan dan pengelolaan masjid sesuai regulasi.
Dalam penutupnya, Syamsuatir mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan ini, baik dengan tenaga, doa, maupun harta.
"Pembangunan masjid adalah bentuk investasi akhirat. Bagi siapa pun yang Allah lapangkan rezekinya, mari sisihkan sedikit untuk membangun rumah Allah semoga menjadi istana kita di surga," pesannya.
Dengan dimulainya pembangunan dan ditentukannya arah kiblat yang tepat, Masjid Al Muhajirin diharapkan menjadi mercusuar kebaikan dan titik tolak kebangkitan spiritual masyarakat Desa Tri Manunggal. Manunggal. Pungkas Syamsuatir ( Fatmi/Cicy/Ags )