Siak (Inmas) – Senin, (22/02/2021), Pondok Pesantren sebagai bagian elemen lembaga masyarakat yang salah satu perannya melaksanakan pendidikan agama Islam telah memberikan kontribusi besar pem-bentukan karakter bangsa. Dalam sejarah, peran besar pesantren ini tidak bisa dipungkiri telah memberi “warna” bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun demikian, dengan kemandirian yang telah dibuktikan selama ini, pesantren dapat menunjukkan diri sebagai lembaga independen yang bisa menjaga irama kehidupan yang harmonis ditengah-tengah kemajemukan warga negara Indonesia, sehingga NKRI tetap kokoh dan terbina dengan baik kehidupan masyarakat Indonesia.
Dalam konteks sarana dan prasarana pada pondok pesantren, Pondok Pesantren Nur Hidayah wal Hasanah Kecamatan Dayun yang dipimpin oleh Ustadz Totok Prasetyo, Lc beberapa waktu yang lalu mengajak kaum Muslimin untuk program Wakaf kolektif pembuatan tong sumur bagi kebutuhan santri dan majelis guru di Ponpes Nur Hidayah wal Hasanah.
Setelah informasi tersebut digulirkan, banyak dari para muhsinin turut berpartisipasi dalam pembangunan tower sumur wakaf tersebut. Alhasil, seperti informasi yang diterima Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Ustadz Totok Prasetyo menyampaikan bahwa pembangunan tower sumur wakaf tahap I telah selesai.
“Alhamdulillah pembangunan tower tong dan sumur telah teralisasi dengan total Pengeluaran Pembuatan Tower Sumur Wakaf Tahap1 Rp. 15.940.000,-. Insya’Allah untuk sumur dan tower yang kedua akan segera dibangun. Terimakasih atas waqaf yang bapak ibu berikan semoga bermanfaat bagi santri para penghafal al-Qur’an Ponpes Nur Hidayah” ujar lulusan Universitas Al Azhar Mesir dan Alumni Ponpes Ittihadul Muslimin Koto Gasib tersebut. (Hd)