Pekanbaru (Inmas) - Tiga madrasah di Provinsi Riau terpilih sebagai pilot project pembagunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagaimana terlampir dalam Rapat Penyiapan Eviden dan Bimtek PMPZI Madrasah, nomor 2832/DJ.I/Set.I/KP.02.3/12/2020. Jumat (26/03/2021)
MAN 2 Kota Pekanbaru merupakan salah satu nominasi madrasah yang dipilih oleh Kementerian Agama untuk menerapkan dan menjadi percontohan pembangunan Zona Integritas (ZI) di wilayah kota Pekanbaru.
Tahap awal dalam pembagunan zona integritas ini, setiap madrasah terpilih harus membentuk TIM Zona Integritas (ZI) yang selanjutnya harus mengikuti bimbingan teknis (bimtek), kemudian mengumpulkan semua eviden yang dibutuhkan.
Terkait pembagunan zona integritas tersebut kemarin, Rabu 24 Maret 2021, Tim ZI WBK MAN 2 Kota Pekanbaru menyiapkan seluruh eviden untuk dinilai langsung secara internal oleh Tim Ispektorat Jenderal Kementerian Agama RI.
"Semua eviden telah selesai kita himpun, baik softcopy atau hardcopy, tinggal menunggu penilain dari Itjen Kementerian Agama saja lagi, ungkap Ahmad Yoni Romdoni, S.Kom, Kepala Tata Usaha sekaligus Ketua Tim ZI MAN 2 Kota Pekanbaru.
Norerlinda, M.Pd., Kepala MAN 2 Kota Pekanbaru dalam syarahnya mengutarakan bahwa "Semua hal terkait pembangunan Zona Integritas sudah kita siapkan, semoga kerja keras Tim ZI dan semua yang terlibat mendapatkan hasil yang terbaik, harapnya". (caF)