Siak (Inmas) – Selasa, (09/02/2021), Guru bertugas untuk menjadikan murid-muridnya orang yang berakhlaq, pandai dan memahami ilmu pengetahuan. Kreativitas seorang peserta didiknya ditentukan sejauhmana mereka mendapatkan pelajaran di sekolah. Atas dasar inilah diperlukan peningkatan kompetensi bagi guru. Khususnya bagi guru pada anak usia dini. Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan pembelajaran anak usia dini di zaman sekarang, dibentuklah kepengurusan Kelompok Kerja Guru (KKG) Madrasah Ibtida’iyah (MI) tingkat kecamatan dan kabupaten yang dilaksanakan kegiatannya di MI Al Wathoniyah, Kota Perawang Kecamatan Tualang. Pembentukan KKG MI ini dihadiri oleh Ketua Pokjawas Provinsi Riau, Drs. H. Syaifudin, Pokja Kabupaten Siak, guru guru serta pengurus KKM se-Kabupaten Siak.
Kegiatan yang diisi dengan Pemilihan KKG MI Kabupaten dan KKG MI Kecamatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas MI, Kepala dan Guru dimana mereka merupakan pembimbing dan menjadi fasilitator di lembaganya masing-masing. Selain itu, kegiatan ini merupakan bekal bagi guru bagaimana mempraktekkan strategi belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan bagi peserta didiknya. Karena menurutnya, guru sebagai peletak dasar-dasar pembentukan karakter sikap peserta didik sehingga perlu diasah dan ditingkatkan agar mampu mentransformasikan nilai-nilai Islam kepada peserta didiknya.
“Tugas dan tantangan seorang guru anak usia dini tidaklah mudah apalagi di era zaman kini dikala wabah Pandemi Covid-19. Anak-anak sekarang sudah cerdas sekarang. Apabila anak-anak tidak diberikan materi pembelajaran yang aktif, efektif, transformatif maka anak-anak bisa menjadi bosan,” ujar Syaifudin saat memberi sambutan. (Hd)