Kuansing (Kemenag) Upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur an kembali digelar di MTs TI Koto Lubuk Jambi pada Rabu siang (24/09/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai ini diikuti oleh 10 orang santriwan dan santriwati yang penuh semangat mengikuti bimbingan membaca Al-Qur an.
Program ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus keseriusan para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik dalam mencetak generasi Qur ani yang mampu membaca dan memahami kitab suci Al-Qur an dengan baik. Para peserta tampak antusias mengikuti bimbingan dari awal hingga akhir kegiatan.
Materi yang diberikan difokuskan pada pengenalan huruf hijaiyah, makhraj huruf, serta cara membaca Al-Qur an yang benar sesuai kaidah tajwid. Tidak hanya belajar membaca, para santri juga diarahkan untuk membiasakan diri berinteraksi dengan Al-Qur an dalam keseharian mereka.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik, Sukri, S.H., menegaskan bahwa program pemberantasan buta aksara Al-Qur an ini akan terus digalakkan secara rutin. Harapannya, tidak ada lagi generasi muda di Kecamatan Kuantan Mudik yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur an.
 Kegiatan ini sangat penting, karena Al-Qur an adalah pedoman hidup kita. Kami ingin memastikan anak-anak mampu membaca Al-Qur an dengan baik, sehingga kelak bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, ujar Sukri.
Dengan adanya program ini, diharapkan para santri tidak hanya terampil membaca Al-Qur an, tetapi juga memiliki rasa cinta dan kedekatan yang lebih mendalam dengan kitab suci.(SR)