0 menit baca 0 %

Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Majelis Tahsinul Qur'an Masjid Besar Sultan Yahya Abdul Jalil Muzaffar Syah Kecamatan Minas

Ringkasan: Siak (Inmas) - Mendorong peningkatan ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec. Minas M. Arif Wibowo, SE bersama jama'ah Masjid Besar Sultan Yahya Abdul Jalil Muzaffar Syah Kecamatan Minas melakukan budidaya jahe merah dengan menggunakan media karung bekas di perkarangan...

Siak (Inmas) - Mendorong peningkatan ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec. Minas M. Arif Wibowo, SE bersama jama'ah Masjid Besar Sultan Yahya Abdul Jalil Muzaffar Syah Kecamatan Minas melakukan budidaya jahe merah dengan menggunakan media karung bekas di perkarangan rumah dengan konsep pemanfaatan limbah  IRT dan pemanfaatan lahan tidur sehingga menjadi produktif dan tentunya bermanfaat. 

Pada Senin 21/02/2021 disela-sela kesibukannya sebagai Penyuluh Agama Islam Non PNS Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Minas M. Arif Wibowo memberikan edukasi pentingnya menumbuhkan ekonomi kreatif apalagi dimasa pademi seperti ini. M. Arif Wibowo menuturkan bahwa banyak penelitian jahe merah dapat meningkatkan imun tubuh dan menjaga kesehatan, kedepan jama'ah tahsin Masjid Besar Sultan Yahya Abdul Jalil Muzaffar Syah Kec. Minas tidak hanya belajar tentang keagamaan saja atau khususnya bacaan Al-Qur'an, namun juga bagai mana bisa membuat prodak unggulan dari jahe merah tersebut sebagai sumber ekonomi yang dapat menopang kehidupan keluarga dan pengembangan kegiatan keagamaan.

Ditempat terpisah Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas Alwis, S. SosI, MA mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan bangga kepada Ustadz M. Arif Wibowo yang telah melakukan inovasi dan kreativitas untuk peningkatan ekonomi jama'ah yang menjadi bimbingannya. “Ke depan tentunya kita berharap hal ini terus dilakukan dan dipupuk dengan usaha yang maksimal, sehingga keberadaan kita selaku Penyuluh Agama Islam lebih diarasakan kehadirannya oleh masyarakat bukan hanya sekedar "konsultan" bidang keagamaan bahkan juga berupaya bagaimana meningkatkan ekonomi ummat,” tukasnya. (M. Arif Wibowo/Editor: Alwis)