0 menit baca 0 %

Pembiasaan Pagi RA Samara Plus: Tanamkan Tauhid, Akhlak, dan Disiplin Sejak Dini

Ringkasan: Kampar (kemenag) Jumat, (25/07/25) - Suasana pagi di halaman RA Samara Plus tampak begitu tertib dan penuh semangat. Tepat pukul 07.30 WIB, seluruh peserta didik sudah berdiri rapi di halaman untuk mengikuti kegiatan pembiasaan pagi yang menjadi program unggulan madrasah dalam menanamkan nilai-nilai...

Kampar (kemenag) Jumat, (25/07/25) - Suasana pagi di halaman RA Samara Plus tampak begitu tertib dan penuh semangat. Tepat pukul 07.30 WIB, seluruh peserta didik sudah berdiri rapi di halaman untuk mengikuti kegiatan pembiasaan pagi yang menjadi program unggulan madrasah dalam menanamkan nilai-nilai tauhid, keislaman, dan akhlak mulia sejak dini.


Dipimpin langsung oleh para guru kelas, selama 30 menit siswa berbaris rapi mengikuti rangkaian kegiatan seperti membaca ikrar siswa Muslim, menyanyikan lagu-lagu islami, bertepuk semangat, membaca hadist, doa-doa harian, hafalan surat pendek, bacaan sholat, dan mengulang 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat. Suasana penuh keceriaan namun tetap khusyuk dan mendidik.


Kepala RA Samara Plus, Hj. Tengku Asmaroni, S.Pd., MM, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan ketauhidan dan dasar-dasar keislaman secara menyenangkan dan konsisten. “Kami ingin anak-anak tumbuh dengan akidah yang kuat, akhlak yang baik, dan semangat kebangsaan yang luhur,” ungkap beliau.


Setelah kegiatan baris berbaris, siswa dibiasakan untuk berbudaya antri dengan memasukkan infaq ke kotak infaq menggunakan tangan kanan, sebagai bentuk latihan keikhlasan, kedisiplinan, dan kemandirian.


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi mendengarkan cerita inspiratif bertema akhlak, yang kali ini mengangkat kisah menarik berjudul “Surga dan Neraka”, yang membentuk pemahaman dini tentang konsekuensi perbuatan baik dan buruk.


Sebagai penutup, anak-anak diajak mempraktikkan gerakan sholat (kaifiat), dimulai dari takbiratul ihram hingga salam. Guru memberikan contoh dan koreksi dengan lembut agar anak-anak benar dalam pelafalan dan gerakannya.


Dengan penuh konsistensi, RA Samara Plus di bawah kepemimpinan Hj. Tengku Asmaroni terus membangun karakter peserta didik secara holistik: akidah, akhlak, ibadah, dan adab — agar kelak menjadi generasi Muslim yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.


(Zaipul)



-----

Cat : 

1. Perhatikan unsur 5w plus 1H berita

2. Sertakan narasumber setiap membuat berita (pada paragraf pertama atau kedua)

3. antar paragraf saling terhubung

4. judul merupakan kalimat singkat yang diletakkan di bagian paling atas sebuah berita, dan berfungsi untuk memberikan gambaran singkat tentang isi berita tersebut, serta menarik perhatian pembaca