Tembilahan (Inmas) - Salah satu program yang rutin yang dilaksanakan di MI Al - Istiqomah Selensen adalah Sholat Dhuha berjamaah. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari oleh Siswa-siswi pada jam pertama sebelum pelajaran dimulai. Meskipun hanya sholat sunnat, tapi sangat dianjurkan untuk melaksanakannya setiap hari, begitu pun di Madrasah, para siswa diajak oleh ustadz/ ustadzah untuk melaksanakan kegiatan ini, hal ini bertujuan untuk melatih para siswa agar terbiasa beribadah pada pagi hari, berdzikir, bertahmid, bertakbir menghadap Allah, karena sholat dhuha merupakan bagian kekuatan untuk memperoleh rizki, Sabtu (11/5/2024).
Kepala MI Al - Istiqomah Selensen Adam Saputra mengatakan ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh ustadz/zah selaku pengajar di Madrasah ini, yaitu, lebih mudah mengarahkan anak dalam menyampaikan pelajaran, tidak perlu sering-sering mengomel mengingatkan anak dan tidak perlu bersuara keras-keras hingga serak agar anak bisa tertib belajar.
“dari sholat dhuha ini, manfaat untuk anak itu sendiri yakni akhlaqnya bisa lebih mulia, sopan, santun, mau membantu sesama, hormat pada yang lebih tua, sayang pada yang muda, begitu pun di kelas, tenang ketika belajar karena pikiran dan hati sudah menjadi fresh akibat bersentuhan dengan air wudhu dan melakukan gerakan sholat”, ujarnya.
Sholat dhuha disamping bagian dari kekuatan untuk memperoleh rizki, sholat dhuha juga merupakan waktu untuk ingat kepada Allah karena diwaktu inilah kebanyakan orang-orang sedang lengah berdzikir atau ingat pada Rabb-nya.
--------------------
Editor : Maria