0 menit baca 0 %

Pembimas Katolik Tekankan Peran Humanis Penyuluh Agama

Ringkasan: Kuantan Singingi (Kamis, 25 September 2025) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf melaksanakan kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama PNS dan Non PNS yang melibatkan penyuluh Islam, Kristen, dan Katolik.

Kuantan Singingi (Kamis, 25 September 2025) โ€“ Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf melaksanakan kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama PNS dan Non PNS yang melibatkan penyuluh Islam, Kristen, dan Katolik. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi.

Dalam arahannya, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Riau, Alimasa Gea, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa penyuluh hendaknya bergerak sesuai tugas dan perannya, yaitu memberikan edukasi, informasi, serta advokasi berbasis agama kepada umat. Hal itu, menurutnya, harus dilakukan dengan pendekatan humanis yang berlandaskan cinta kasih.

โ€œKetika ditemukan umat yang berselisih paham tentang ajaran agama, penyuluh agama sesuai agamanya masing-masing dapat hadir untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan yang dialami umat,โ€ tegas Alimasa.

Setelah sesi pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab bersama para peserta. Pada kesempatan itu, Penyuluh Agama Katolik Kemenag Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, S.Pd., menyampaikan pertanyaan mengenai bagaimana sikap dan tanggapan Kementerian Agama terhadap instansi negeri yang kurang responsif terhadap kehadiran penyuluh agama non-Muslim di sekolah-sekolah negeri.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan semakin memperkuat peran penyuluh agama lintas iman, baik PNS maupun Non PNS, dalam memberikan pencerahan, membangun toleransi, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan keagamaan di tengah masyarakat. ( PM )