Pembimbing Masyarakat Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Armin Antoni Silaban memberikan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Kristen dalam rangka Peningkatan Kompetensi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak yang berlangsung pada Selasa (20/05/2025) bertempat di Aula PLHUT Kantor Kemenag Kab. Siak. Kegiatan yang ditaja oleh Penyelenggara Kristen Kemenag Kab. Siak, Denggan Simatupang ini dihadiri sebanyak 30 orang peserta Guru Agama Kristen Kab. Siak (PNS, PPPK, dan non PNS).
Pada kegiatan pembinaan ini, Pembimas Kristen Armin turut menjadi narasumber dengan memberikan materi berupa Guru PAK Kompeten, Siswa Berkualitas, Strategi Pembinaan Berkelanjutan.
Dalam materi yang disampaikannya, Pembimas Kristen Armin yang juga akrab disapa AAS menjelaskan bahwa untuk dapat memenuhi kompetensi Guru profesional di era digital ini, maka Guru PAK harus dapat menjadi Guru PAK yang SMART. Adapun Guru PAK yang SMART adalah Guru yang memiliki karakter profil yakni: integritas, nasionalisme, profesionalisme, wawasan global, penguasaan IT dan bahasa asing, hospitality, networking, dan jiwa enterpreneurship.
Seraya memaparkan program ASTA PROTAS Kementerian Agama, Pembimas Kristen Armin mendorong Guru PAK yang merupakan bagian dari keluarga besar Kementerian Agama agar dapat memahami ASTA PROTAS dan mendaratkannya dengan menjadi Guru PAK yang berdampak.
“Bapak / Ibu Guru Agama Kristen, baik itu pengangkatan dari Dinas Pendidikan, atau pun pengangkatan dari Kementerian Agama, adalah bagian dari keluarga besar Kementerian Agama.” Papar Armin
“Untuk itu Bapak/Ibu semua, agar dapat memahami ASTA PROTAS dengan baik dan menjadi Guru Agama Kristen yang berdampak, di lingkungan mengajar, di gereja, di keluarga, dan di masyarakat” Lanjutnya
Mengutip kata-kata bijak dari seorang filsuf William Arthur Ward, Armin mendorong agar Guru Agama Kristen tidak menjadi guru yang hanya mengajar dan memberikan ilmu, tetapi juga dapat menjadi guru PAK yang mampu menginspirasi murid atau peserta didik.
“seorang filsuf mengatakan bahwa Guru biasa memberitahu, Guru baik menjelaskan, Guru ulung memeragakan, Guru besar menginspirasi. Untuk itu Bapak/Ibu jangan menjadi guru PAK yang biasa-biasa saja hanya mengajar dan memberikan ilmu, tetapi mari menjadi Guru PAK yang mampu menginspirasi murid atau peserta didik.” Ujar Armin
Armin menjelaskan bahwa untuk dapat menjadi Guru PAK yang mampu menginspirasi para murid maka Guru PAK harus mau terbuka untuk selalu belajar dari semua orang, dan jangan berhenti belajar dengan merasa sudah mengetahui segalanya.
Mengakhiri sesi pemaparannya, Armin menjelaskan tentang aplikasi SIMPATIKA (Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama) dan mendorong para Guru PAK agar dapat memahami dan menerapkan aplikasi tersebut dalam berkinerja.
“Sebagai Guru Agama Kristen, Bapak/ Ibu harus dapat memahami dan menerapkan aplikasi SIMPATIKA dalam berkinerja” Imbuh Armin
Pada kesempatan kegiatan ini, turut hadir beberapa Pengurus dari Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Riau (STT STAR) untuk memperkenalkan STT STAR bagi para Guru Agama Kristen yang ingin meningkatkan kompetensi secara akademik dengan melanjutkan kuliah ke jenjang strata dua, atau bagi para murid yang ingin lanjut menempuh pendidikan kuliah dengan program strata satu teologi, atau PAK.
Memasuki rangkaian di penghujung acara, selanjutnya Pembimas Kristen Armin menutup kegiatan Pembinaan Guru PAK dalam rangka Peningkatan Kompetensi di lingkungan Kemenag Kab. Siak.
Tampak hadir dalam kegiatan ini, Pembimas Kristen Armin Antoni Silaban didampingi Penyuluh Agama Kristen Panangian Simanjuntak, Penyelenggara Kristen Kemenag Kab. Siak, Denggan Simatupang bersama Pengawas Pendidikan Agama Kristen, Sahata Hutapea dan Staf Jojor Simangungsong, peserta yang merupakan Guru Agama Kristen Kabupaten Siak, serta beberapa Pengurus STT STAR yakni, Waket I, Dr. Pdt. Em. Adolv Bastian Marpaung dan Kaprodi PAK Carles Nainggolan.
Acara kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah. (ian)