Kemenag (Riau) – Pembimbing Masyarakat Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Armin Antoni Silaban menghadiri undangan Panitia dalam acara Pembukaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Riau tahun 2025 yang berlangsung pada Jumat (13/06/2025) di aula GBI ICC. Peserta dalam kegiatan ini merupakan utusan dari berbagai denominasi gereja yang tergabung dalam PGIW Riau dimana ada sekitar 140 orang peserta yang hadir dalam acara pembukaan.
Kegiatan Sidang MPL PGIW Riau berlangsung selama dua hari yakni tanggal 13-14 Juni 2025 mengusung tema: “Hiduplah sebagai terang yang membuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran (Efesus 5:8b-9) dan Sub tema: “Meningkatkan tata kelola dan kolaborasi menuju PGIW yang menjadi berkat bagi provinsi Riau dengan kebaikan, kebenaran, dan keutuhan ciptaan.”
Adapun Sidang MPL PGIW Riau tahun 2025 dibuka secara resmi dengan mengetuk palu sidang oleh Gubernur Riau yang diwakili Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau Jhon Armedi Pinem. Dalam sambutan dan arahan dari Gubernur Riau, Jhon Armedi Pinem menyelamati berlangsungnya sidang MPL PGIW Riau dan berharap agar keputusan yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.Â
“kami menyambut baik kegiatan MPL PGIW Riau tahun 2025 ini, dan PGI merupakan mitra strategis pemerintah” Papar Jhon Armedi PinemÂ
“harapan kami sidang ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi umat Kristiani tetapi juga bagi masyarakat luas” Lanjutnya
Pembimas Kristen Armin Antoni Silaban dalam arahannya menyampaikan bahwa PGIW Riau merupakan salah satu aras yang ada di provinsi Riau dan PGI merupakan aras terbesar di Indonesia. Lebih lanjut Armin yang juga akrab disapa AAS berharap agar kehadiran gereja-gereja dalam PGIW Riau dapat menyebarkan misi Kekristenan yang inklusif.Â
“Harapan kami Gereja-gereja atau sinode yang tergabung dalam PGIW Riau ini dapat menyebarkan misi-misi Kekristenan yang inklusif di provinsi Riau” Ujar Armin
Armin juga menegaskan bahwa tidak ada persaingan diantara Aras gereja karena semua Aras gereja yang ada di provinsi Riau memiliki peran yang sama yaitu dapat menghadirkan damai sejahtera di bumi lancang kuning Riau.Â
“semua Aras gereja memiliki peran yang sama yakni bagaimana dapat menghadirkan shalom damai sejahtera di bumi lancang kuning Riau sehingga tidak ada persaingan atau merasa lebih baik dari aras yang lainnya” Ujar Armin
Wasekum PGI Pdt. Lenta Simbolon yang hadir dalam acara ini menyampaikan arahannya bagi peserta sidang. Dalam arahannya, Pdt. Lenta mengajak gereja-gereja di Riau untuk terus merawat semangat oikoumene dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekologis, dan demokratis. Ia juga mengingatkan bahwa gereja tidak boleh hanya terpaku pada urusan keselamatan jiwa, tetapi juga harus hadir sebagai suara kenabian bagi keadilan dan keberlanjutan hidup bersama.
Tampak hadir dalam acara Pembukaan ini, Gubernur Riau yang diwakili Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau Jhon Armedi Pinem, Forkopimda Riau, Kapolda Riau yang diwakili, Komandan Resort Militer 031 Wira Bima Riau yang diwakili, Danlanud diwakili, Pembimas Kristen Armin Antoni Silaban didampingi Penyuluh Agama Kristen Panangian Simanjuntak, Anggota DPRD Prov. Riau, Soniwati, Wasekum PGI Pdt. Lenta Simbolon dan jajaran pimpinan PGIW Riau, Peserta utusan Sinode Gereja yang terkabung dalam PGIW Riau, Ketua FKUB Prov. Riau KH Abdul Rahman Qoharuddin dan jajaran, Tokoh Lintas Iman seperti NU, MUI dan lainnya, Aras gereja di Riau, gereja-gereja anggota PGIW Riau, Ormas Kristen di Riau; GAMKI, PWKI, PIKI dan MUKI, serta pimpinan gereja, Praeses, Ketua Daerah, para pendeta, dan Lembaga Pendidikan STT STAR Riau, dan undangan lainnya.Â
Acara Pembukaan Sidang MPL PGIW Riau tahun 2025 ini diakhiri dengan foto bersama dan makan siang bersama. Selanjutnya rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi tentang lingkungan hidup dalam bingkai “bersama merawat ciptaan Tuhan: gereja, pemerintah, dan dunia usaha dalam harmoni.” Dalam kegiatan ini, Pembimas Kristen Armin turut menjadi salah satu narasumber dengan menyampaikan materi tentang “Penguatan Ekoteologi”. (ian).