Duri~ Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau, Armin Antoni Silaban, S.Th, M.IP membuka Kegiatan Pembinaan Peningkatan Kompetensi Guru Agama Kristen dilingkungkan Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis sekaligus memberikan materi pembinaan pada hari Sabtu 15 Juni 2024 bertempat di Hotel Duri Eksekutif.
Tampak hadir mengikuti acara pembukaan kegiatan tersebut Penyelenggara Kristen sbg pelaksana kegiatan ibu Ronauli Siahaan, S.Pd, perwakilan UPT Dinas Pendidikan Korwil Cabang Mandau, Pengawas Pendidikan Agama Kristen Kab. Bengkalis ibu Rospita, S.PAK, ibu Mayarita Nababan, S.PAK, Narasumber Bpk. Osman Fredy Okta Rizal dan peserta pembinaan guru agama Kristen.
Sebelumnya dalam laporannya Penyelenggara Kristen Ronauli Siahaan, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan Pembinaan Kompotensi Guru Agama Kristen yang anggarannya dibebankan kepada DIPA Penyelenggara Kristen tahun 2024 diikuti oleh peserta sebanyak 57 orang meliputi guru agama Tk SD, SMP dan SMA/SMK Kab. Bengkalis. Beliau mengharapkan agar kedepan kegiatan dapat juga dilakukan dan memohon agar anggarannya diperhatikan. "masih banyak guru agama Kristen di Bengkalis yang tidak dapat kami pangggil sebagai peserta karena keterbatasan dana, oleh karena itu mohon kiranya kedepannya bapak pembimas dapat memperhatikan anggaran kegiatan kegiatan di Bengkalis" ujarnya.
Tampil sebagai Narasumber, Pembimas Kristen menyampaikan materi pembinaan sekaligus memberikan semangat dan motivasi utk Guru Agama Kristen. Lebih lanjut, AAS sapaan Pembimas Kristen melalui materi yang disampaikan mengajak guru guru Agama Kristen di Kab. Bengkalis semakin meningkatkan kompetensi kinerja, berperilaku kerja yang baik yaitu BerAKHLAK dan harus Smart dan Moderat. "Bapak ibu guru agama kristen sebagai ASN, saya pastikan menjadi ASN BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif). Jadilah ASN yang Smart (memiliki integritas, Nasionalisme, profesionalisme, berwawasan global, menguasai IT dan bahasa asing, membangun Networking atau jejaring, Hospitality/pelayananan prima dan memiliki jiwa enterpreneur" ujarnya.
Diakhir materi Pembimas juga menghimbau agar semua guru agama kristen di Kab. Bengkalis dalam beragama harus moderat. "Jadilah ASN yang moderat, beragama secara moderat. Ada 4 indikator ketika kamu dikatakan hidup dengan moderasi beragama yaitu, berkomitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan adaptif/penerimaan akan budaya atau kearifan lokal. Maka saya mengajak bapak ibu guru agar bisa menjadi pelopor dan penggerak moderasi beragama" tutupnya.