0 menit baca 0 %

Pembina Upacara di Ponpes Daarun Nahdhah Bangkinang, Kabid P2KBP3A: Stop Bullying

Ringkasan: Kampar (Kemenag) - Senin, 7 Oktober 2024  di pagi yang cerah Pondok Psantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang melaksanakan upacara rutin hari Senin di awal Bulan Oktober dengan penuh khidmat. Upacara diikuti oleh peserta didik, Tenaga Pendidik dan tenaga Kependidikan yang dilaksanaakan dihalam Po...

Kampar (Kemenag) - Senin, 7 Oktober 2024  di pagi yang cerah Pondok Psantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang melaksanakan upacara rutin hari Senin di awal Bulan Oktober dengan penuh khidmat. Upacara diikuti oleh peserta didik, Tenaga Pendidik dan tenaga Kependidikan yang dilaksanaakan dihalam Pondok Pesantren Daarun Nahdhah.

Upacara hari ini sangat istimewa bertindak selaku pembina Upacara  Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas PPKBP3A KamparSatiti Rahayu. Sebelum menyampaikan amanat pembina upacara memberikan apresiasi kepada petugas upacara hari ini, karena melaksanakan tugas dengan baik. Pembina upacara mengapresiasi pemimpin upacara dari kelas  X e.

Dalam amanatnya pembina upacara   mengangkat isu penting mengenai bahaya bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.

Bullying adalah perilaku yang merugikan, mengancam, atau menyakiti orang lain secara fisik, emosional, atau verbal secara berulang-ulang. Kepada para peserta didik agar  menjauhi perbuatan Bully dalam berinteraksi dengan sesama peserta didik. Bahkan korban bullying bisa mengalami trauma berat hingga ada yang nekad melakukan percobaan bunuh diri.

Isu bullying marak terjadi di sekolah maupun di Pondok sehingga memiliki dampak serius terhadap kesejahteraan santri dan lingkungan sekolah secara keseluruhan.

Lebih lanjut Satiti mengingatkan santri  dan seluruh komunitas pondok  tentang betapa pentingnya mencegah dan mengatasi bullying. (Fatmi/Cicy/Ags)*