0 menit baca 0 %

Pembina Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kabag Serukan Pancasila Jadi Pedoman

Ringkasan: Riau (Kemenag) SMK Masmur melaksanakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu (1/10/2025). Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Rahmat Suhadi.Dalam amanatnya, Rahmat Suhadi menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati...

Riau (Kemenag) – SMK Masmur melaksanakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu (1/10/2025). Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Rahmat Suhadi.

Dalam amanatnya, Rahmat Suhadi menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober merupakan momentum untuk mengenang gugurnya para pahlawan revolusi dalam peristiwa G30S/PKI tahun 1965. “Pancasila memiliki makna sebagai pedoman dasar penyelenggaraan ketatanegaraan yang mencakup ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Pancasila adalah ideologi final yang tidak bisa digantikan oleh paham apapun,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para siswa bahwa Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mempertahankan ideologi negara, yang penuh pengorbanan dan perjuangan. Oleh karena itu, generasi muda dituntut untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Rahmat menyinggung sejarah panjang upaya mengganti dasar negara, mulai dari pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948, DI/TII, RMS, PRRI, hingga peristiwa G30S/PKI 1965. Namun, semua upaya itu gagal karena bangsa Indonesia tetap berpegang teguh pada Pancasila.

“Pancasila adalah hasil kristalisasi dari musyawarah para tokoh bangsa. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus terus diimplementasikan oleh setiap generasi,” pesannya.

Upacara berlangsung khidmat dan tertib, dengan barisan siswa yang rapi serta penuh disiplin, mencerminkan semangat penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila.diikuti oleh para guru, karyawan, dan seluruh siswa SMK Masmur dengan penuh semangat. Di akhir amanatnya, Rahmat Suhadi mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa bersyukur, belajar dengan sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berintegritas. #