Pekanbaru (Kemenag).
Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pendidikan keagamaan khususnya
Pondok Pesantren, Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam hal ini Seksi Pendidikan
Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menggelar kegiatan Pembinaan
Akreditasi Pondok Pesantren, yang digelar di Aula Kemenag pada Rabu
(08/10/2025).
Kegiatan ini
mengundang perwakilan dari BAN-PDM Provinsi Riau yakni Neni Sunarti, dan turut
dihadiri oleh Plt. Kasi PD Pontren Zamri, serta perwakilan operator 19 pondok pesantren salafiyah di Kota
Pekanbaru.
Kegiatan tersebut
dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul
Mauludi yang sekaligus memberikan pembinaan. Ka. Kankemenag menyampaikan pentingnya
akreditasi sebagai tolok ukur mutu pendidikan di pondok pesantren.
“Akreditasi bukan
sekadar penilaian administrasi, tetapi bentuk tanggung jawab kita dalam
memastikan pondok pesantren terus berkembang dan memberikan pendidikan yang
bermutu. Dengan adanya pembinaan ini, kita ingin memastikan seluruh lembaga
pendidikan keagamaan di Kota Pekanbaru memiliki kualitas dan daya saing yang
baik,” ujar Kakankemenag.
Beliau juga menekankan
bahwa kegiatan ini merupakan wujud keseriusan Kementerian Agama dalam mendorong
kemajuan lembaga pendidikan Islam, khususnya PKPPS (Pendidikan Kesetaraan pada
Pondok Pesantren Salafiyah).
Dalam kesempatan
tersebut, para operator pondok pesantren diajak untuk lebih memahami proses
akreditasi dan mekanisme pengisian instrumen yang sesuai standar BAN-PDM. Pihak
BAN-PDM Provinsi Riau juga memberikan pembinaan teknis terkait prosedur
akreditasi, sistem penilaian, serta pembaruan data kelembagaan.
“Kami mengucapkan
terima kasih atas kehadiran para operator dan pimpinan pondok pesantren.
Kehadiran Bapak/Ibu hari ini menunjukkan keseriusan kita bersama untuk
memajukan lembaga pendidikan Islam di Kota Pekanbaru,” tambah Kakankemenag.
Tahun ini, sebanyak 9
pondok pesantren di Kota Pekanbaru telah dijadwalkan untuk mengikuti proses akreditasi
lembaga. Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh pondok pesantren
dapat lebih siap menghadapi proses penilaian, sekaligus memperbaiki berbagai
aspek kelembagaan menuju pendidikan yang berkualitas, unggul, dan berdaya
saing.
Pihak BAN-PDM Provinsi
Riau menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Kota Pekanbaru yang telah
memfasilitasi kegiatan pembinaan ini. Ke depan, kolaborasi antara Kemenag dan
pondok pesantren diharapkan dapat terus terjalin untuk mendorong peningkatan
mutu pendidikan Islam di Kota Pekanbaru.