0 menit baca 0 %

Pembinaan Akreditasi Pondok Pesantren: Langkah Kemenag Pekanbaru Wujudkan Pendidikan Bermutu

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pendidikan keagamaan khususnya Pondok Pesantren, Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam hal ini Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menggelar kegiatan Pembinaan Akreditasi Pondok Pesantren, yang di...

Pekanbaru (Kemenag). Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pendidikan keagamaan khususnya Pondok Pesantren, Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam hal ini Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menggelar kegiatan Pembinaan Akreditasi Pondok Pesantren, yang digelar di Aula Kemenag pada Rabu (08/10/2025).

Kegiatan ini mengundang perwakilan dari BAN-PDM Provinsi Riau yakni Neni Sunarti, dan turut dihadiri oleh Plt. Kasi PD Pontren Zamri, serta perwakilan operator 19 pondok pesantren salafiyah di Kota Pekanbaru.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi yang sekaligus memberikan pembinaan.  Ka. Kankemenag menyampaikan pentingnya akreditasi sebagai tolok ukur mutu pendidikan di pondok pesantren.

“Akreditasi bukan sekadar penilaian administrasi, tetapi bentuk tanggung jawab kita dalam memastikan pondok pesantren terus berkembang dan memberikan pendidikan yang bermutu. Dengan adanya pembinaan ini, kita ingin memastikan seluruh lembaga pendidikan keagamaan di Kota Pekanbaru memiliki kualitas dan daya saing yang baik,” ujar Kakankemenag.

Beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud keseriusan Kementerian Agama dalam mendorong kemajuan lembaga pendidikan Islam, khususnya PKPPS (Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah).

Dalam kesempatan tersebut, para operator pondok pesantren diajak untuk lebih memahami proses akreditasi dan mekanisme pengisian instrumen yang sesuai standar BAN-PDM. Pihak BAN-PDM Provinsi Riau juga memberikan pembinaan teknis terkait prosedur akreditasi, sistem penilaian, serta pembaruan data kelembagaan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para operator dan pimpinan pondok pesantren. Kehadiran Bapak/Ibu hari ini menunjukkan keseriusan kita bersama untuk memajukan lembaga pendidikan Islam di Kota Pekanbaru,” tambah Kakankemenag.

Tahun ini, sebanyak 9 pondok pesantren di Kota Pekanbaru telah dijadwalkan untuk mengikuti proses akreditasi lembaga. Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh pondok pesantren dapat lebih siap menghadapi proses penilaian, sekaligus memperbaiki berbagai aspek kelembagaan menuju pendidikan yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing.

Pihak BAN-PDM Provinsi Riau menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Kota Pekanbaru yang telah memfasilitasi kegiatan pembinaan ini. Ke depan, kolaborasi antara Kemenag dan pondok pesantren diharapkan dapat terus terjalin untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan Islam di Kota Pekanbaru.