Siak (Kemenag) - Selasa, (15/07/2025), Bidang PAKIS Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau bekerjasama dengan Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kemenag Kabupaten Siak mengundang pimpinan pondok pesantren dan operator pondok Se Kabupaten Siak untuk mengikuti pembinaan dan bimbingan teknis (Bimtek) terkait bantuan inkubasi.
Dalam kegiatan ini, hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau, H. Syahrudin dan Kepala Tim Kelembagaan Sarana dan Prasarana Pondok Pesantren, Efi Yanti.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi yang membuka kegiatan secara resmi dalam sambutannya menyampaikan beberapa poin penting. "Saat ini ada 54 pondok pesantren yang telah terdaftar di Kabupaten Siak, dan setiap pondok pesantren harus memiliki ciri khas. Program inkubasi ini bertujuan untuk kemandirian pondok," ujarnya.
Sementara itu, H. Syahrudin dalam materinya menegaskan bahwa pemerintah sangat konsen dalam membangun kemandirian pondok pesantren. "Banyaknya perhatian pemerintah terhadap pondok pesantren, seperti adanya peringatan Hari Santri harus menjadi momentum kita memajukan pondok pesantren. Salah satunya kami mengajak pondok pesantren untuk membuat pengajuan bantuan inkubasi," katanya.
Ia juga menyampaikan informasi bahwa akan ada bantuan BOP (Bantuan Operasional Pesantren) dengan kuota 50 pesantren se-Provinsi Riau, serta bantuan insentif untuk ustadz/ah di 100 pesantren.
Terakhir, Efi Yanti selaku Kepala Tim Kelembagaan Sarana dan Prasarana Pondok Pesantren menyampaikan teknis bantuan inkubasi dan syarat-syarat yang diperlukan, termasuk kelengkapan data EMIS.
Dengan kegiatan ini, diharapkan pondok pesantren di Kabupaten Siak dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kemandirian mereka. (Hd)
Â