Kampar (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuok melaksanakan penguatan Pembinaan Keagamaan bagi siswa di SMK Muhammadiyah Kuok. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang dicanangkan Kementerian Agama.
Pembinaan yang dilaksanakan pada Senin (29/9/2025) ini dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kecamatan Kuok, M. Yasir, S.HI, M.Sy, dan diikuti oleh puluhan pelajar.
"Program BRUS ini sangat penting untuk membekali remaja dengan pemahaman agama yang kuat agar mereka mampu menghadapi tantangan pergaulan dan dinamika sosial," ujar M. Yasir. "Pembinaan hari ini fokus pada isu-isu krusial yang rentan menimpa usia sekolah."
Materi inti disampaikan oleh dua orang Penyuluh Agama Islam. Ainun Jariah, S.Ag, memaparkan materi tentang Pencegahan Pernikahan Dini dan Kerugian Pernikahan Sirri. Ia menekankan pentingnya menuntaskan pendidikan dan kesiapan mental sebelum memasuki jenjang pernikahan.
"Pernikahan dini sering kali membawa dampak negatif, baik dari sisi psikologis, kesehatan, maupun ekonomi. Sementara nikah sirri tidak memberikan perlindungan hukum dan hak-hak bagi istri dan anak," jelas Ainun Jariah.
Sementara itu, Muhammad Haris, SE.Sy, membawakan materi mengenai Bahaya Perundungan/Bully di Sekolah. Ia mengajak siswa untuk membangun lingkungan sekolah yang aman dan suportif.
Kepala SMK Muhammadiyah Kuok, Rita Triningsih, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara KUA dan pihak sekolah. "Kami berterima kasih atas dukungan KUA Kuok melalui program BRUS. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini, khususnya pencegahan bullying dan edukasi tentang pernikahan," kata Rita.
Acara yang dipandu oleh Protokol Acara, Zamzir, S.HI, ini diharapkan dapat memberikan bekal spiritual dan sosial yang kuat bagi peserta didik untuk menjadi remaja yang cerdas dan bertanggung jawab.
Setelah acara selesai, KUA Kec.Kuok juga melakukan penanaman pohon Matoa sebagai simbol untuk mengajak dalam rangka peduli dengan penghijauan lingkungan sekolah. (Cicy/Ainun)