Kuansing ( Kemenag ) – Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan pembinaan mental islami bagi seluruh pegawai kantor Kemenag Kuansing dan KUA Kuantan Tengah, Kamis, 21 Agustus 2025.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya menanamkan nilai-nilai spiritual dan religius yang menjadi pondasi utama dalam membangun etos kerja pegawai.
Sebagai pelaksana MC. Rispy Rianto, Pembaca ayat suci Al-Quran Halim dan pentausyiah H. Hardiyon.
Peserta yang hadir Kepala Kemenag H. Suhelmon, Kasi Pakis H. Burdianto, Kasi Penyelenggara Zakat Wakaf H . Supriadi, Kasi Madrasah Rini Susanti Deputi Asyunit, Kepala KUA Kec Kuantan Tengah H. Jefri Eriadi dan semua pegawai Kantor Kemenag Kuansing dan KUA Kuantan Tengah termasuk penyuluh dan penghulu, juga Penyuluh dari agama Katolik Pakrin Manalu. Bertempat di Mushalla Al-Ikhlas Kankemenag Kuansing.
Pada kesempatan itu H. Hardiyon menyampaikan " Kita belum merdeka".
Kata beliau kita belum merdeka, Negara yang sudah Merdeka. Mengapa kita belum merdeka, karena kita digoda terus oleh Syetan. Syetan ada dimana-mana disekitar kita dan siap menggoda semua manusia di dunia ini.
"Agar kita terhindar dari Godaan syetan :
1. Selalu berta'auz
2. Membaca surat Al-Baqarah
3. Banyak Berzikir
4. Berdoa dan beristighfar "
Tutur H. Hardiyon.
Dalam pembinaan tersebut, para pegawai diingatkan untuk senantiasa menanamkan keikhlasan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab dalam setiap tugas. Nilai-nilai islami tidak hanya dijadikan sebagai pedoman pribadi, tetapi juga menjadi ruh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kemenag Kuansing dalam arahannya menekankan bahwa pembinaan mental islami pegawai ini penting agar pegawai Kemenag mampu bekerja dengan hati yang tulus, ikhlas, serta menjadikan ibadah sebagai motivasi utama. “Etos kerja yang baik harus berangkat dari hati yang bersih, niat yang benar, dan semangat pengabdian yang tinggi,” ujarnya.
Selanjutnya Kakankemenag menekan kepada semua ASN, peserta didik dan masyarakat yang berkaitan dengan Kamenterian agama untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf uang melalui rekening satu wakaf, dan ini merupakan pelaksanakan Surat edaran dari Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, yang berisikan antara lain :
1. Para pejabat eselon 1, berwakaf Rp. 15.000.000, eselon 2, Rp. 10.000.000, eselon 3, Rp. 5.000.000, eselon 4 kepala KUA dan kepala Madrasah Rp. 1.000.000, disalurkan pada rekening satu wakaf melalui Qris. Dan ini hanya satu kali untuk satu tahun.
2. Setiap pegawai ASN Kementrian Agama dianjurkan untuk berwakaf uang pada rekening satu wakaf melalui QRIS Rp.10.000. s.d Rp.20.000. setiap bulannya.
3. Para KUA untuk menggerakkan wakaf uang catin,wakaf uang majilis taklim dasar hukumnya adalah surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia No.5 Tahun 2024 tentang gerakan wakaf uang bagi ASN,peserta didik dan masyarakat.
4. Para kepala madrasah dan pimpinan pondok pesantren menggerakkan wakaf uang bagi siswa/santri Rp.1.000/hari.
5. Pada tanggal 12 September 2025 nanti akan dilaksanakan rapat zoom kembali oleh setjen Kemenag RI untuk mengevaluasi para pejabat dan pegawai ASN Kementrian Agama yang merespon gerakan wakaf uang ASN,tenaga pendidik dan masyarakat ini.
6. Setiap Kemenag Kab/Kota wajib mencetak roll banner dan Qris satu wakaf Indonesia sebagaimana terlampir dalam surat edaran tersebut.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan pegawai Kemenag Kuansing semakin profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai agama di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. juga melaksanakan instruksi atau perintah atasan, apalagi ini sifatnya ibadah. ( Pri )