0 menit baca 0 %

Pembinaan Mental Rohani ASN: Menggali Hikmah di Balik Kewajiban Sholat

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Pada pekan kedua 2025, Jum'at (10/01/2025) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi kembali menggelar Pembinaan Mental Rohani ASN. Kegiatan rutin pada jumat pagi, yaitu ceramah agama sekaligus pembinaan Pegawai di Mushalla Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kab.

Kuansing (Kemenag) - Pada pekan kedua 2025, Jum'at (10/01/2025) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi kembali menggelar Pembinaan Mental Rohani ASN. Kegiatan rutin pada jumat pagi, yaitu ceramah agama sekaligus pembinaan Pegawai di Mushalla Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi. 

Pagi ini kegiatan dibuka dengan ceramah agama yang disampaikan oleh  Risman, staf Bimas Islam Kantor Kemenag Kuansing. Dalam ceramahnya beliau menyampaikan keistimewaan ibadah sholat dibanding ibadah lainnya sebab diantara banyaknya perintah Allah, sholat adalah ibadah yang perintah pelaksanaanya diterima Nabi Muhammad SAW secara langsung dalam peristiwa Isra Mi’raj. 

“Rasulullah SAW bersabda: ‘Shalat adalah tiang agama, maka siapa yang mendirikan shalat berarti ia menegakkan sendi-sendi agama, dan siapa yang meninggalkan shalat berarti ia telah meruntuhkan sendi-sendi agama’. Maka tegakkan tiang-tiang agama itu, agar kita tidak termasuk sebagai orang yang meruntuhkan agama,” sampainya.

Pembinaan pegawai disampaikan Kepala Subbag Tata Usaha, Bakhtiar Shaleh, sebelumnya beliau kembali mengulas ceramah yang disampaikan Risman. Beliau menyampaikan harapannya semoga seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi dapat menjaga sholat 5 waktu mengingat sholat adalah hal pertama yang ditanyakan Allah SWT nantinya. 

"Sholat sebagai penanda utama dalam status keimanan seorang muslim. Mengerjakan sholat merupakan tanda awal keislaman sedangkan meninggalkan sholat merupakan tanda awal kekafiran," tambah Bakhtiar Shaleh.

Dalam arahannya juga mengingatkan Seluruh Pegawai Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi untuk menyelesaikan penilaian SKP 2024 di Aplikasi e-Kinerja. Beliau berharap tidak ada pegawai Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi yang tidak selesai dalam penilaian SKP 2024. 

“Untuk diawal tahun ini kita tidak hanya harus menyelesaikan SKP triwulan 4 2024 tapi juga SKP tahunan 2024, jadi ada 2 yang harus kita selesaikan. Kemudian jangan lupa bapak/ibu untuk membuat RHK untuk SKP 2025 mendatang untuk persiapan triwulan 1 2025,” jelasnya. (Gs)