0 menit baca 0 %

Pembinaan Mualaf: Mariati Paska Simanjuntak Terima Materi Dasar-Dasar Islam dari Kemenag Kuansing

Ringkasan: Kuantan Singingi 11 September 2025Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi terus berkomitmen dalam membina dan mendampingi para mualaf agar dapat memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara menyeluruh. Hal ini terlihat dari kegiatan pembinaan yang dilaksanakan terhadap Mariati Paska Simanjuntak...

Kuantan Singingi – 11 September 2025Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi terus berkomitmen dalam membina dan mendampingi para mualaf agar dapat memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara menyeluruh. Hal ini terlihat dari kegiatan pembinaan yang dilaksanakan terhadap Mariati Paska Simanjuntak, seorang mualaf yang baru saja memeluk Islam.

Bertempat di ruangan adat yang sarat makna dan simbol budaya, pembinaan diberikan oleh Penyuluh Agama Islam, Abuya Agusrianto, MA dan Sarpina, S.Pd.I. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar ajaran Islam, yakni Rukun Islam, Rukun Iman, serta tata cara bersuci (thaharah) sebagai bagian penting dalam pelaksanaan ibadah sehari-hari.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Mariati mengikuti pembinaan dengan antusias. Ia diberikan pemahaman mendalam mengenai lima Rukun Islam yang menjadi pondasi utama dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim, serta enam Rukun Iman yang menjadi keyakinan dasar setiap umat Islam. Tak kalah penting, ia juga diajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari syarat sahnya ibadah melalui pembelajaran thaharah.

Abuya Agusrianto menyampaikan bahwa pembinaan mualaf adalah bentuk tanggung jawab moral dan keagamaan dari Kementerian Agama untuk memastikan bahwa setiap orang yang memeluk Islam tidak hanya berpindah keyakinan, tetapi juga benar-benar memahami ajaran yang dianutnya.

"Kami ingin setiap mualaf merasa diterima dengan baik, dibimbing secara perlahan, dan diberikan pemahaman yang benar agar bisa menjalani Islam dengan damai dan keyakinan penuh," ujar beliau.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi Mariati dalam menjalani kehidupan barunya sebagai seorang Muslimah yang taat, serta menjadi contoh bagi masyarakat tentang pentingnya pembinaan pasca pengucapan syahadat.(Ags)