Kuansing (Kemenag) - Efrion Efni berikan pembinaan kepada staf di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi pada kegiatan Kultum Jumat di Mushalla Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi.
Kegiatan Kultum ini dilakukan rutin setiap jumat dengan pegawai bergiliran sebagai pelaksananya. Jumat, 25 Oktober 2024, bertugas sebagai moderator Masri Afendy, Pembaca Al-Qur’an Satriadi Sucita dan Ceramah oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi Armadis, yang bertemakan “Etos Kerja”. Â
Dalam ceramahnya Armadis menceritakan kisah seorang sarjana yang baru saja menyelesaikan pendidikan bertanya kepada Rektornya tentang kiat untuk menjadi sukses. Rektornya menjawab “jika kamu mau dan ingin sukses, maka harus punya daya juang dan bermental pekerja keras”.Â
Lebih lanjut Armadis memaparkan bahwa sifat malas itu tidak ada obatnya kecuali kemauan dari diri sendiri untuk berubah jadi lebih baik. Sesuai dengan kandungan dalam Al-Quran dalam surah Ar-Ra’d ayat 11 bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri yang mengubahnya.Â
“Dan dalam mengejar kesuksesan semuanya harus berimbang antara dunia dan akhirat. Karena selain ingin bahagia di dunia tentu kita semua ingin bahagia di akhirat.Bekerjalah seakan-akan kamu hidup selamanya, dan beribadahlah seakan-akan kamu akan mati besok,” ucap Armadis.Â
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi dalam arahannya menekankan bahwa motivasi-motivasi yang disampaikan oleh Kasi Bimas jangan hanya habis sampai disana saja tapi diaplikasikan dalam pekerjaan sehari-hari.
“Dalam bekerja harus punya target, supaya jelas batas yang ingin kita capai. Bila sudah tercapai target yang lama, buat target baru lagi. Dan bekerja itu jangan biasakan menunda-nunda hingga batas akhirnya karena banyak resikonya tapi kerjakan lebih awal” nasihat Efrion Efni.
Efrion Efni menggaris bawahi hendaknya jika ingin bahagia dunia akhirat semua bermula dari pola pikir. Biasakan dengan berfikir positif baik terhadap diri sendiri ataupun kepada orang lain.Â
“Ubah pola pikirnya, biasakan dengan berfikir positif, jangan mencari kekurangan orang lain. Kemudian bila menghadapi masalah, fokus kepada penyelesaiannya, jangan fokus kepada masalahnya,” jelas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. (Gs)