Kuansing (Kemenag). Suasana Masjid Nur Hidayah tampak khusyuk saat pelaksanaan pembinaan seni tilawah Al-Qur’an yang digelar oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri, bersama Qari’ah Nasional, Ustadzah Noprianti, Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari kalangan anak-anak hingga remaja yang antusias mengikuti setiap arahan. Sabtu, 02 Agustus 2025.
Dalam pembinaan tersebut, para peserta difokuskan pada penguasaan empat lagu tilawah : Bayyati, Nahawand, Hijaz, dan Jiharkah. Ustadzah Noprianti memberikan bimbingan teknis cara membaca ayat suci Al-Qur’an dengan nada yang benar dan penuh penghayatan.
“Seni tilawah bukan sekadar membaca dengan merdu, tetapi menyampaikan pesan Al-Qur’an dengan hati,” ujar Ustadzah Noprianti saat memberikan motivasi kepada peserta.
Abandri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin yang bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
“Kami ingin mencetak qari dan qari’ah muda dari desa yang memiliki kemampuan dan semangat tinggi dalam membaca Al-Qur’an,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu peserta, Anggun (15), mengaku senang bisa belajar langsung dari qari’ah tingkat nasional.
“Saya jadi lebih semangat belajar tilawah,” katanya. (ABN)