0 menit baca 0 %

Pembukaan Bimwin Angkatan VII Tahun 2025, Muhammad Fahmi Pandu Doa Dengan Khusyu’

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Muhammad Fahmi selaku Penyuluh KUA Kec. Mandau memimpin doa pada acara pembukaan bimbingan perkawinan mandiri angkatan VII tahun 2025 Kamis (24/07/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh 15 pasang peserta pelatihan, penyuluh, penghulu dan panitia. Doa merupakan permohonan dan harapan kep...

Mandau (Kemenag) – Muhammad Fahmi selaku Penyuluh KUA Kec. Mandau memimpin doa pada acara pembukaan bimbingan perkawinan mandiri angkatan VII tahun 2025 Kamis (24/07/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh 15 pasang peserta pelatihan, penyuluh, penghulu dan panitia.

 Doa merupakan permohonan dan harapan kepada Allah SWT agar apa yang menjadi hajat terhadap suatu acara berjalan dengan sukses dan lancar. Dalam pembukaan kegiatan bimbingan perkawinan mandiri angkatan VII tahun 2025, Muhammad Fahmi meminpin doa agar kegiatan bimbingan perkawinan ini berjalan dengan lancar dan sukses. Semua peserta mampu menyerap setiap materi yang diberikan dan juga mampu mengamalkan setiap ilmu yang mereka peroleh nantinya setelah melangsungkan akad nikah, semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah. Keluarga yang harmonis bahagia sampai ajal yang memisahkan.

 “Allohumma robbana, Ya Allah yang maha pengasih, limpahkanlah kasih sayangmu kepada kami semua yang hadir pada acara bimbingan perkawinan ini, terkhusus kepada semua calon pengantin yang akan melansungkan akad nikah dalam waktu dekat ini, mudahkan setiap urusan kami yaa Allah, Berikan kemudahan kepada kami sebagai nara sumber untuk memberikan materi yang mudah dipahami oleh para catin angkatan VII ini. Dan mudahkan bagi mereka untuk menerima setiap materi yang disampaikan pada acara ini, lancarkan yaa allah , sukseskan ya Allah , aamiiin yaa robbal’aalamiin”

 Setelah doa dipanjatkan oleh Muhammad Fahmi dengan khusu’, semua peserta mengaminkan dengan penuh kekhusukan dan kepasrahan, sambil berharap semoga materi yang didapatkan menjadi berkah dan bermanfaat untuk menempuh kehidupan berumah tangga.” Semoga apa yang kita doakan dikabulkan oleh Allah SWT, dan menjadi ladang amal bagi para nara sumber yang menyampaikan ilmunya” tutup Muhammad Fahmi.