0 menit baca 0 %

Pembukaan Pospenas V Jatim Berlangsung Meriah

Ringkasan: Surabaya (HUMAS)- Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Budiono, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Nasional (Pospenas) V di GOR Delta Sidoarjo, Senin (5/7) malam. Pembukaan diawali dengan arak-arakan piala bergilir Pospenas sebelum diserahkan ke ketua penyelenggara.
Surabaya (HUMAS)- Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Budiono, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Nasional (Pospenas) V di GOR Delta Sidoarjo, Senin (5/7) malam. Pembukaan diawali dengan arak-arakan piala bergilir Pospenas sebelum diserahkan ke ketua penyelenggara. Sekitar 800 siswa memeragakan tarian kolosal dengan mengangkat tema mengenai perjuangan para wali dalam menyebarkan Agama Islam di Indonesia. Meski sempat diguyur hujan beberapa saat, acara pembukaan Pospenas ini tetap berlangsung meriah. Sebab, sebelum Wapres memberikan sambutan, beragam rangkaian acara digelar. Mulai dari tari kolosal, hingga defile dari 33 kontingen yang mewakili propinsi masing-masing. Wapres Budiono, dalam sambutannya mengatakan, olahraga dan seni mempunyai peran penting dalam membentuk kakrakter seseorang. perpaduan antara sportivitas dan kelembutan bisa menjadikan karakter seseorang. "Yang lebih penting adalah spirit persahabatan dan persaudaraan benar-benar ada di dalam Pospenas," kata Wapres Budiono. Gubernur Provinsi Jawa Timur Sukarwo dalam sambutannya menjelaskan, Pospenas V ini digelar mulai 5-11 Juli 2010. Peserta Pospenas itu ada 3.479 santri, 872 ofisial. Peserta lomba olahraga Pospenas ini, untuk putra mmperebutkan 164 medali, masing-masing 48 emas, 48 perak dan 68 perunggu. Dan untuk putri 145 medali, masing-masing 37 emas, 52 perak, dan 56 perunggu. Sementara untuk kategori seni akan memperebutkan 45 medali untuk putra dan 45 medali untuk putri. Kehadiran Wapres dalam acara pembukaan Pospenas itu didampingi beberapa anggota Kabient Indonesia Bersatu Jilid II. Di antaranya, Menko Kesra Agung Laksono, Mendagri Gamawan Fauzi, Menteri Agama Surya Dharma Ali, Mendiknas HM Nuh dan Menbudpar Jero Wacik serta Gubernur Jatim, Soekarwo bersama para Bupati dan Walikota di Jawa Timur. (js/mds)