Pemda Kuansing Boyong Pejabat Kemenag ke Yogjakarta
Ringkasan:
Kuansing (Humas) - Sebanyak 8 orang pejabat dijajaran Kemenag Kuansing yang tergabung dalam Tim Pembina rohani karyawati Pemda Kuansing diboyong ke Yogjakarta pada pertengahan Juni lalu, untuk mengikuti Pelatihan Da'i dan Kerja Dakwah, demikian disampaikan Kasubbag TU Kemenag Kuansing H.
Kuansing (Humas) - Sebanyak 8 orang pejabat dijajaran Kemenag Kuansing yang tergabung dalam Tim Pembina rohani karyawati Pemda Kuansing diboyong ke Yogjakarta pada pertengahan Juni lalu, untuk mengikuti Pelatihan Da'i dan Kerja Dakwah, demikian disampaikan Kasubbag TU Kemenag Kuansing H. Armadis, S.Ag diruang kerjanya, Jum'at, 5/7.
Adapun pejabat yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Kakan Kemenag H. Erizon Efendi, S.Ag, Kasubbag TU H.Armadis, S.Ag, Kasi Bimas Islam H. Bakhtiar Shaleh, S.Ag, MH, Kasi Pais Masrul Hakim, MA, Kepala Kua Kecamatan Kuantan Mudik H. Bahrul Aswandi, S.Ag, Kepala Mts Pangean H. Darwis, H. Supriadi, S.Ag guru MTSN sentajo, Suhelmon, MA guru yang diperbantukan di Sekolah Pintar Kuansing .
Rombongan yang dipimpin H. Marduyut, SE Asisten II Bidang Kesra ini menggunakan pesawat Garuda jenis Boing yang transit di bandara Soetta Jakarta. setelah sampai di Yogjakarta, rombongan di istirahatkan dan pada malam harinya baru mengikuti materi pelatihan yang dilaksanakan di Jogja Hotel Pasar Baru depan Stasiun Kereta Api.
Pada pelatihan tersebut, sebagai Narasumbernya adalah Al Ustazd Fauzul Adhim seorang ulama dan Da'i kenamaan Yogjakarta. Ustazd yang telah menulis 60 buah buku tersebut memberikan resep dan trik-trik berdakwah. Sampaikanlah dakwah secara ikhlas, jadikan diri kita berbuat sesuai dengan pesan yang disampaikan. Dakwah tidak akan mempan kalau lain yang diucapkan, tetapi tidak berusaha untuk melaksanakannya,"ujar penulis buku "Kupinang Kau Dengan Hamdalah".
Ustazd gendut yang tidak punya media TV dirumahnya ini, sangat piawai dan berilmu dalam menyampaikan materi dakwahnya, sehingga waktu 3 jam tidak terasa.
Diwaktu yang lain rombonhan juga diajak ke Masjid Jogokaryan, sebuah masjid kenemaan yang termasuk 100 masjid terkemuka Indonesia (baca ; Masjid Agung Kuansing termasuk dalam daftar 100 masjid terkemuka di Indonesia). Masjid ini mempunyai manajemen yang layak untuk ditiru, rombonganpun banyak menerima penjelasan dari pengurus masjid yang sekali dalam 4 bulan melaksankan lombah sholat berjamaah aktiv, memakai absen elektronic dengan hadiah "Umrah". (ar)