Kuansing (Inmas) - Kamis (29/02/2024) MTsN 2 Kuantan Singingi gelar pementasan drama Anti Bullying (Anti Perundungan) sebagai tema Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil'alamin (P5RA) yang diusung untuk semester Genap Tahun Ajaran 2023/2024. Kelas VII sebagai pelakon drama, yang mana mereka adalah sasaran perdana untuk penerapan Kurikulum Merdeka di MTsN 2Kuantan Singingi. Pementasan drama ini bertempat di lapangan MTsN 2 Kuansing.
Pementasan drama dengan mengusung tema anti perundungan ini merupakan produk akhir dari materi anti perundungan P5RA MTsN 2 Kuantan Singingi khusus peserta didik Kelas VII, setelah sebelumnya mereka diberikan materi dan simulasi video mengenai bullying. Drama ditampilkan oleh lima kelas, yakni Kelas VII A, B, C, D dan E. Drama yang dipentaskan beragam, seperti Kelas VII C yang mepertontonkan penindasan terhadap teman sejawat melalui pemerasan. Kelas VII B menampilkan bentuk lain dari bullying yakni penindasan melalui ucapan yang merendahkan dan menghina fisik korban. Sementara Kelas VII D selain menekankan kekerasan fisik juga pengucilan atau bullying non verbal melalui pementasan drama mereka. Pementasan drama yang berlansung dari pukul 7.30 WIB s/d 10.00 WIB menarik minat peserta didik MTsN 2 Kuantan Singingi, karena selain tema yang diusung rawan mereka alami, pementasan drama juga dilaporkan dengan bahasa daerah Kuantan Singingi, aga pesan yang ingin disampaikan melalui pementasan drama ini lebih mudah dipahami dan dimengerti peserta didik.
Kepala MTsN 2 Kuantan Singingi, Rini Susanti S.Pd.,M.M, dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan "pementasan drama dengan mengusung tema perundungan di kalangan pelajar ini, selain merupakan amanat Kurikulum Merdeka juga merupakan media untuk lebih membuat peserta didik mengenal lebih dalam apa itu bullying ataupun perundungan, baik bentuk perlakuan, penyebab, cara menghadapinya, serta jerat hukum yang disiapkan negara bagi pelaku bullying. Diharapkan setelah materi dan pementasan drama anti perundungan ini, siswa lebih berhati-hati dalam bertindak dan bersikap, agar tidak menjadi pelaku bullying, serta bisa mengambil langkah sigap dan tepat ketika mengalami perundungan ". ( Nova )Â