0 menit baca 0 %

Pemenuhan Undangan, Kakankemenag Kab. Inhu Dr. H. Darwison, MA Ceramah Agama Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Salah satu dari delapan aspek yang menjadi fokus Kementerian Agama dalam rangka pembangunan Sumber Daya Manusia di Indonesia adalah peningkatan kualitas kesalehan umat beragama. Dalam hal ini, Kemenag mempunyai tugas untuk mendorong agar umat beragama mengamalkan ajaran agam...

Indragiri Hulu, (Inmas). Salah satu dari delapan aspek yang menjadi fokus Kementerian Agama dalam rangka pembangunan Sumber Daya Manusia di Indonesia adalah peningkatan kualitas kesalehan umat beragama. Dalam hal ini, Kemenag mempunyai tugas untuk mendorong agar umat beragama mengamalkan ajaran agamanya dengan baik dan benar.

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Republik Indonesia selaku pelayan masyarakat khususnya dibidang keagamaan Islam harus merespon apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat termasuk untuk mengisi/memenuhi undangan untuk ceramah agama pada PHBI (Peringatan Hari Besar Islam).

Ahad 4 Februari 2024, dalam rangka pemenuhan undangan panitia pelaksana, Kepala Kankemenag Kab. Inhu Dr. H. Darwison, MA mengisi ceramah agama acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H di masjid Jamik Nur Hidayah, Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida. Turut hadir Kepala KUA Kecamatan Seberia yang diwakili oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional Muhammad Rosidin, S.Ag dan Cahyadi, S.Ag.,M.Pd.I.

Sholat merupakan bentuk penghambaan tertinggi seorang makhluk/hamba terhadap penciptanya, bukti betapa manusia sangat membutuhkan Allah SWT. Saking pentingnya perintah shalat, berbeda dengan perintah amalan lainnya yang cukup hanya dengan wahyu, akan tetapi untuk perintah shalat, Nabi Muhammad SAW langsung menjemputnya kehadapan Allah SWT. Amalan yang ringan tapi berat timbangan nya, karena amalan yang pertama kali dihisab di yaumil akhir adalah shalat, jika baik shalatnya maka akan baik pula amalan lainnya. Peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW merupakan bukti maha kuasa Allah SWT. Sebagai hamba-Nya sudah seharusnya kita mendirikan/mengerjakan shalat tanpa ada alasan apapun, bahkan disaat sakitpun shalat wajib bagi umat Islam, tidak bisa berdiri maka duduk, tidak bisa duduk maka berbaring, tidak bisa juga maka dengan isyarat, begitulah pentingnya shalat. Semoga momentum peringatan Isra’ Mi’raj semakin memperkuat amalan ibadah kita. Kita jadikan sebagai motivasi diri untuk meneladani Nabi Muhammad SAW serta lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, Allah SWT, demikian rangkaian ceramah yang disampaikan H. Darwison.(tulang)