Meranti (Kemenag) – Pada Rabu (17/9/2025), Aula MAN 2 Kepulauan Meranti menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Anak Sekolah. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti secara tertib oleh seluruh siswa dan siswi madrasah. Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan layanan kesehatan. UPT Puskesmas Anak Setatah bekerja sama dengan MAN 2 Kepulauan Meranti menjadi penyelenggara kegiatan yang terlaksana dengan penuh komitmen.
Sebanyak 14 orang tenaga kesehatan hadir, dipimpin langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Anak Setatah, Noviarni, SST. Mereka melaksanakan berbagai rangkaian pemeriksaan, mulai dari pendaftaran, pengukuran berat dan tinggi badan, tekanan darah, hingga pemeriksaan gigi, telinga, dan mata. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga meliputi pemeriksaan kadar hemoglobin khusus untuk siswi kelas X, kadar gula darah, skrining kesehatan jiwa, kebiasaan merokok, serta penyakit tidak menular. Pemeriksaan kebugaran fisik turut dilakukan guna memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi kesehatan peserta didik.
Milenia Muyasari, salah satu petugas kesehatan, menegaskan pentingnya menjaga pola makan yang sehat di usia remaja. Ia menuturkan, “Ada siswi yang lupa makan karena sangat sibuk, dan hanya akan makan ketika ingat. Hal ini bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.” Menurut Milenia, tubuh membutuhkan energi yang stabil untuk belajar dan beraktivitas, sehingga mengabaikan makan sama saja membuka pintu bagi penyakit di kemudian hari.
Hal senada juga disampaikan Juriah, petugas kesehatan lainnya, yang menemukan sejumlah kasus memprihatinkan. “Ditemukan di kelas X ada siswi dengan kadar hemoglobin rendah, sehingga diberikan tablet tambah darah. Bahkan ada yang kadar HB-nya 6,9, diberikan tablet tambah darah 2x1. Selain itu, kami juga mendapati ada siswa yang sudah 2–3 hari tidak bisa tidur. Anak ini kami rujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya penuh perhatian.
Kegiatan ini turut meninggalkan kesan positif bagi siswa. Alya, salah seorang siswi, mengaku mendapat pengalaman berharga. “Awalnya saya agak takut diperiksa, tapi ternyata menyenangkan dan membuat saya lebih tahu tentang kondisi tubuh saya. Saya jadi sadar kalau menjaga kesehatan itu sama pentingnya dengan belajar,” ujarnya sambil tersenyum lega.
Apresiasi juga datang dari pihak sekolah. Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti, Syar’an Susilo, menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin. “Harapan kami, pemeriksaan kesehatan ini akan memberi dampak positif bagi kesehatan siswa ke depannya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan pelajar adalah pondasi penting untuk mencetak generasi cerdas, sehat, dan berdaya saing.
Sementara itu, Noviarni, SST, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap anak-anak bangsa. Ia berharap hasil pemeriksaan ini menjadi pijakan awal bagi siswa untuk lebih disiplin menjaga kebugaran, sekaligus mendorong guru serta orang tua agar lebih peka terhadap kesehatan anak.
Suasana penuh kehangatan, kepedulian, dan semangat terasa kuat di Aula MAN 2 Kepulauan Meranti hari itu. Pemeriksaan kesehatan gratis bukan hanya rutinitas, melainkan langkah kecil yang berdampak besar. Melalui kegiatan ini, para siswa belajar bahwa menjaga tubuh tetap sehat adalah bagian dari perjuangan meraih masa depan yang gemilang. Pesannya jelas: kesehatan adalah modal utama, dan upaya bersama harus terus digelorakan agar setiap anak bangsa tumbuh menjadi pribadi sehat, kuat, dan cerdas.
(HMS-DR)