Penamas Gelar Safari Isra Miraj 1432 H
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Setelah sukses dengan kegiatan Safari Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H/ 2011 M, Bidang Penamas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau kembali akan menggelar Safari Isra Miraj 1432 H/ 2011 di beberapa Kabupaten/ Kota di Riau, diantaranya ke Desa Langgam Kabupaten Pel...
Pekanbaru (Humas)- Setelah sukses dengan kegiatan Safari Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H/ 2011 M, Bidang Penamas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau kembali akan menggelar Safari Isra Miraj 1432 H/ 2011 di beberapa Kabupaten/ Kota di Riau, diantaranya ke Desa Langgam Kabupaten Pelalawan dan Desa Mandah Kabupaten Indragiri Hilir.
Kepala Bidang (Kabid) Penamas Kanwil Kemenag Riau, H Saman S Sos, M Si, Jumat (17/6) di ruang kerjanya mengatakan, kegiatan Safari Isra Miraj Kanwil Kemenag Provinsi Riau hampir sama dengan kegiatan Safari Maulid 1432 H kemarin, yaitu pemberian bantuan sosial dan keagamaan, tablik akbar dan ceramah agama.
Saman mengungkapkan, digelarnya kegiatan Safari Isra Miraj selain untuk penyebaran syiar Islam selain sebagai spirit bagai daerah- daerah terpencil khusunya generasi muda untuk lebih mencintai kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami. Termasuk untuk mengenang kembali perjanalanan Isra Miraj Rasulullah SAW.
"Pada rangkaian kegiatan Safari Isra Miraj ini akan diberikan berbagai bantuan sosial keagamaan untuk organisasi keagamaan, masjid, pengurus masjid, fakir miskian dan beberapa bantuan lainnya. Karena kegiatan ini juga tidak hanya fokus pada Bidang Penamas, tapi semua bidang yang ada di Kanwil Kemenag Riau, seperti Hazawa, Urais, Pekapontren, dan Mapenda," jelas Saman.
Ia menambahkan, kegiatan Safari dalam rangka menyebarkan syiar Islam khususnya didaerah- daerah terpencil akan digelar setiap tahun. Hal tersebut dalam rangka melakukan pemerataan pembangunan keagamaan didaerah. "Sesuai instruksi Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, fokus kita adalah daerah terpencil yang sukar dijangkau dan jarang sekali tersentuh oleh bantuan- bantuan pemerintah. Sehingga pembangunan keagamaan dapat juga dirasakan oleh masyarakat terpencil," harapnya. (msd)